Diperiksa 3 Kali, Polisi Cocokkan Keterangan Pelaku Ledakan SMAN 72 dengan Saksi

2026-01-12 03:51:53
Diperiksa 3 Kali, Polisi Cocokkan Keterangan Pelaku Ledakan SMAN 72 dengan Saksi
JAKARTA, - Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto mengatakan, polisi telah beberapa kali memeriksa anak berkonflik dengan hukum (ABH) selaku pelaku ledakan SMAN 72 Jakarta sejak awal Desember 2025.“Pemeriksaan ABH sudah dua sampai tiga kali,” kata Budi saat ditemui di Mapolda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Senin .Pemeriksaan dilakukan dengan mencocokkan keterangan para saksi dengan keterangan ABH, termasuk dugaan adanya perasaan kesepian dan merasa diabaikan oleh lingkungan sekitar yang diduga mendorong pelaku melakukan perbuatannya.Baca juga: Keluar dari RS, Pelaku Ledakan SMAN 72 Dipindah ke Rumah Aman“Itu nanti akan didalami kepada si ABH sendiri. Sehingga dari informasi-informasi yang ada, kami akan persesuaikan, kami cocokin dengan data yang ada,” jelas Budi.Selama pemeriksaan berlangsung, ABH didampingi oleh ayahnya, pengacara, serta sejumlah lembaga pendukung, yakni Balai Pemasyarakatan (Bapas), KPAI, dan APSIFOR.Saat ini, ABH masih berada di rumah aman untuk menjaga privasinya dari sorotan publik selama proses pemeriksaan.Ledakan terjadi di masjid SMAN 72 Jakarta pada Jumat sekitar pukul 12.15 WIB, saat siswa dan guru tengah melaksanakan salat Jumat.Masjid tersebut berada di dalam kompleks Kodamar TNI Angkatan Laut, Kelapa Gading.Baca juga: Rano Karno Pastikan Mayoritas Siswa SMAN 72 Tetap Bertahan usai Insiden LedakanMenurut saksi, suara ledakan pertama terdengar ketika khotbah berlangsung, kemudian disusul ledakan kedua yang diduga berasal dari arah berbeda. Insiden ini mengakibatkan 96 orang luka-luka.Penyelidikan awal menunjukkan terduga pelaku merupakan salah satu siswa di sekolah tersebut, yang sebelumnya dikabarkan mengalami perundungan dan diduga menjadi salah satu latar belakang aksinya.Polisi juga menemukan benda menyerupai airsoft gun dan revolver di lokasi kejadian. Setelah diperiksa, keduanya dipastikan merupakan senjata mainan.Saat ini, motif dan penyebab pasti ledakan SMAN 72 Jakarta masih dalam penyelidikan kepolisian.


(prf/ega)