RSUD Aceh Tamiang Dipenuhi Lumpur, Pembersihan Ditargetkan Selesai 3 Hari

2026-01-16 07:02:05
RSUD Aceh Tamiang Dipenuhi Lumpur, Pembersihan Ditargetkan Selesai 3 Hari
Bupati Aceh Tamiang Irjen (Purn) Armia Pahmi menargetkan pembersihan RSUD Aceh Tamiang yang terdampak banjir parah bisa tuntas dalam 3 hari. Dia mengatakan pembersihan dilakukan tim gabungan.Hal itu disampaikan Armia saat mendampingi Kepala BNPB Letjen Suharyanto meninjau lokasi terdampak banjir parah di Aceh Tamiang pada Sabtu (6/12/2025). Suharyanto dan Armia mengecek progres pembersihan RSUD Aceh Tamiang yang terletak di Kecamatan Karang Baru, Aceh Tamiang.Setelah banjir surut, rumah sakit ini dipenuhi material lumpur. Upaya pembersihan dimulai pada Jumat kemarin oleh tim gabungan."Pembersihan RSUD kami targetkan tiga hari selesai, banyak tim gabungan yang membantu, semoga dilancarkan," kata Armia dalam keterangan tertulis yang dikirimkan BNPB, Minggu (7/12/2025).RSUD Aceh Tamiang ini akan dijadikan rumah sakit sementara untuk merawat korban. Selain itu, posko kesehatan akan dibangun tepat di sebelah posko pengungsi.Dukungan alat kesehatan akan diberikan oleh Kementerian Kesehatan melalui Rumah Sakit Adam Malik di Medan. Dia berharap pelayanan kesehatan bagi para warga perlahan-lahan segera pulih. Armia juga berterima kasih kepada BNPB yang telah membantu warganya. Dia mengatakan bantuan dari BNPB akan dimanfaatkan untuk membantu warga."Kami berterima kasih kepada Kepala BNPB yang sudah langsung memberikan bantuan kepada kami, akan kami manfaatkan yang sebaik-baiknya," ujar Armia.Warga Karang Baru, Teuku Niko, mengatakan bantuan ke wilayahnya telah masuk melalui helikopter. Dia berharap kondisi segera pulih."Saya mengucapkan terima kasih, bantuan dikirimkan melalui via udara atau helikopter, alhamdulillah listrik juga sudah ada semalam hingga pagi ini, semoga kami dapat pulih secepatnya," jelas Niko.Proses pendistribusian logistik di Aceh Tamiang mulai tersalurkan lewat darat, laut, dan udara. Data sementara mencatat total bantuan yang sudah terdistribusi ke Aceh Tamiang via udara berjumlah 18,2 ton dan via laut mencapai 1,8 ton.Lihat juga Video 'Korban Bencana Sumatera: 916 Meninggal, 274 Hilang':[Gambas:Video 20detik]


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#3

Sekretariat Satgas PASTI, Hudiyanto, mengatakan sejak IASC beroperasi pada 22 November 2024 hingga 11 November 2025, lembaga itu telah menerima 343.402 laporan penipuan. Laporan tersebut menunjuk 563.558 rekening yang terkait aktivitas penipuan, di mana 106.222 rekening telah diblokir.Dari keseluruhan laporan, total kerugian yang dilaporkan korban mencapai Rp 7,8 triliun, sementara upaya pemblokiran dana berhasil menahan Rp 386,5 miliar.“Sejak awal beroperasi di tanggal 22 November 2024 sampai dengan 11 November 2025, IASC telah menerima 343.402 laporan penipuan. Total rekening terkait penipuan yang dilaporkan ke IASC sebanyak 563.558 rekening dengan 106.222 rekening telah dilakukan pemblokiran,” ujar Hudiyanto lewat keterangan pers, Sabtu .Baca juga: Penipuan AI Deepfake Kian Marak, Keamanan Identitas Digital Diuji“Adapun total kerugian dana yang dilaporkan oleh korban penipuan sebesar Rp 7,8 triliun dengan dana yang telah berhasil diblokir sebesar Rp 386,5 miliar,” paparnya. Menurut Hudiyanto, angka-angka itu memperlihatkan sejauh mana pelaku memanfaatkan platform digital untuk menjerat korban, mulai dari pinjaman online alias pinjol ilegal hingga tawaran investasi palsu, sehinggga penindakan masif diperlukan untuk melindungi konsumen.Sebagai bagian dari penindakan, Satgas PASTI kembali memblokir 776 aktivitas dan entitas keuangan ilegal, yang terdiri atas 611 entitas pinjaman online ilegal, 96 penawaran pinjaman pribadi (pinpri), dan 69 tawaran investasi ilegal.

| 2026-01-16 06:27