Warganet Sebut Deksametason sebagai "Obat Dewa" dan “Penyihir”, Pakar Ingatkan Perlu Resep Dokter

2026-01-15 15:13:54
Warganet Sebut Deksametason sebagai
Warganet Sebut Deksametason sebagai "Obat Dewa" dan “Penyihir”, Pakar Ingatkan Perlu Resep DokterWarganet Sebut Deksametason sebagai “Obat Dewa” dan “Penyihir”, Pakar: Perlu Resep Dokter - Unggahan yang menyebut deksametason atau dexamethasone sebagai “obat dewa” dan “penyihir” viral di media sosial Instagram.Unggahan tersebut dibagikan oleh pengelola akun @awr

* pada Kamis . Dalam unggahan itu, deksametason disebut memiliki “kesaktian yang tidak masuk akal” karena dianggap mampu memberikan kesembuhan instan.Deksametason diklaim bisa mengatasi berbagai keluhan, mulai dari kulit gatal, sesak napas, hingga radang sendi. Bahkan, dosis kecilnya disebut sudah cukup “bertarung” melawan penyakit.Meski demikian, pengunggah juga mengingatkan bahwa efek penyembuhan cepat tersebut dibarengi risiko efek samping berbahaya bagi tubuh.“Dia menawarkan ‘kesembuhan instan’ dengan kontrak perjanjian yang mengerikan,” tulis keterangan unggahan tersebut.Hingga Sabtu , unggahan ini telah memperoleh lebih dari 383.300 tanda suka dan ribuan komentar dari warganet.Baca juga: Jangan Keliru, Ini Cara Minum Obat Padat dan Cair yang TepatGuru Besar Farmasi Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta, Zullies Ikawati, membenarkan bahwa deksametason memang berkhasiat, tetapi berisiko jika digunakan sembarangan.“Deksametason seharusnya digunakan dengan resep dokter,” jelasnya, saat dimintai informasi Kompas.com, Jumat .Ia memperingatkan, jika obat deksametason dipakai tanpa indikasi yang jelas, dosis tidak tepat, atau digunakan terlalu lama, efek sampingnya bisa serius.Zullies menjelaskan, kerja deksametason memang cepat dan kuat, sehingga efeknya kerap terasa instan. Bahkan, dosis kecil pun sudah dapat memberikan dampak yang nyata.Namun, justru karena itulah obat ini sering disalahgunakan.“Karena terasa manjur, orang sering menggunakannya berulang-ulang, padahal obat ini bukan untuk pemakaian bebas dan bukan untuk jangka panjang tanpa pengawasan dokter,” ujarnya.Ia menerangkan, deksametason bekerja dengan menekan sistem imun dan proses peradangan.


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#2

Dampak kecelakaan tersebut dinilai sangat fatal. Sebanyak 16 penumpang dinyatakan meninggal dunia. Rinciannya, 15 korban tewas di lokasi kejadian, sementara satu korban lainnya meninggal dunia saat menjalani perawatan medis di RSUD dr. Adhyatma MPH (Tugurejo), Kota Semarang.Selain korban meninggal, sebanyak 17 penumpang lainnya mengalami luka-luka. Dari jumlah tersebut, sembilan korban harus menjalani perawatan intensif di RSUD dr. Adhyatma MPH (Tugurejo), Kota Semarang.Fakta lain yang terungkap dalam penyelidikan awal adalah latar belakang pengemudi bus. Sopir PO Cahaya Trans tersebut diketahui masih tergolong baru mengemudikan rute Bogor–Yogyakarta.Pengemudi baru dua kali melakukan perjalanan pulang-pergi pada rute tersebut dan kini telah diamankan pihak kepolisian untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Dalam peristiwa kecelakaan maut di Tol Kota Semarang ini, pengemudi dilaporkan hanya mengalami luka ringan.Baca juga: Kecelakaan Bus di Tol Krapyak Semarang, Polisi Dalami Dugaan Sopir Minim Jam TerbangDok. SAR Semarang Kecelakaan maut terjadi di ruas simpang susun Exit Tol Krapyak Kota Semarang, Jawa Tengah terjadi pada Senin pukul 00.30 WIB dini hari. Salah satu korban selamat adalah kernet bus, Robi Sugianto (51), warga Bumiayu, Kabupaten Brebes.Robi mengalami patah tulang pada kaki kanan serta luka di bagian kepala. Berdasarkan keterangan yang dihimpun, kernet berada di bagian depan bus dan menyadari kendaraan tiba-tiba miring ke kanan sebelum akhirnya terguling dan menghantam pembatas jalan tol.Polda Jawa Tengah memastikan seluruh korban kecelakaan bus PO Cahaya Trans mendapatkan penanganan medis secara maksimal dan profesional.Hingga saat ini, penyebab pasti kecelakaan tunggal di Simpang Susun Krapyak tersebut masih dalam proses penyelidikan dengan melibatkan berbagai unsur, mulai dari pemeriksaan kondisi kendaraan, kontur dan kondisi jalan, hingga faktor pengemudi.Artikel ini telah tayang di TribunJateng.com dengan judul Penampakan Bus Maut Kecelakaan di Tol Krapyak Semarang Akibatkan 16 Orang Meninggal

| 2026-01-15 14:17