Kali Mookervart: Sumber Air Warga Rusun Pesakih yang Terancam Sampah dan Limbah

2026-01-12 11:02:49
Kali Mookervart: Sumber Air Warga Rusun Pesakih yang Terancam Sampah dan Limbah
JAKARTA, - Kali Mookervart yang membentang di sepanjang Jalan Raya Daan Mogot, Jakarta Barat, menjadi salah satu sumber utama kebutuhan air bersih bagi warga Rumah Susun Sederhana Sewa (Rusunawa) Pesakih.Pantauan Kompas.com di lokasi pada Selasa , air yang mengalir di sepanjang kawasan Kota Tangerang hingga Jakarta Barat terlihat berwarna hitam.Saat diamati lebih dekat, tercium bau tak sedap yang menyebar di sekitar aliran kali.Sampah plastik dan limbah rumah tangga tampak mengambang mengikuti arus, sementara di beberapa titik, seperti di sekitar Halte Transjakarta Rawa Buaya, sampah menumpuk di tepi kali.Petugas Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta kemudian mengumpulkan sampah dari tengah aliran menggunakan perahu.Baca juga: Cerita di Balik Air Keran Rusun Pesakih yang Bersumber dari Kali MookervartMenurut warga sekitar, beberapa pabrik di sepanjang sisi Jalan Daan Mogot membuang limbahnya ke kali.Aliran Kali Mookervart di dekat Rumah Pompa Green Garden juga beberapa kali dilaporkan berbusa akibat pencemaran limbah.Tak jauh dari aliran kali, terdapat Waduk Mookervart yang dibangun untuk menampung air hujan.Di waduk itu, terdapat mesin dan pipa yang mengalirkan sebagian air dari kali ke dalam waduk.Meski berwarna kehijauan dan terdapat sampah dedaunan dari pohon sekitar, air di waduk tetap dimanfaatkan untuk kebutuhan warga.Baca juga: Hidup dari Gunungan Sampah Bantargebang, Andi Raup Rp 30 Juta per Bulan dari Limbah PlastikDi depan waduk, terdapat Instalasi Pengolahan Air (IPA) PAM Jaya berwarna biru.Air dari waduk dan Kali Mookervart diolah menggunakan Water Treatment Plant (WTP) agar bisa digunakan sebagai air bersih bagi warga rusun.Setelah melalui proses pengolahan, air dialirkan ke Ground Water Tank (GWT) di tower-tower dan blok Rusunawa Pesakih, termasuk ke Masjid Raya KH Hasyim Asy’ari.Kepala Unit Pengelola Rumah Susun (UPRS) Pesakih, Muhammad Ali, menjelaskan pemanfaatan air Kali Mookervart didasari kebutuhan mendesak akan air bersih dan larangan penggunaan air tanah di Jakarta."Mengingat kebutuhan air akan masyarakat, kebutuhan air bersih, Rusun ini mulai menggali potensi-potensi. Dari hasil analisis PAM Jaya, melihat bahwa ada potensi untuk penggunaan air di sekitar rusun, yaitu air dari Kali Mookervart," ujar Ali saat diwawancarai Kompas.com di lokasi, Selasa .Baca juga: Dari Kali Hitam ke Air Bersih: Cerita Rusunawa Pesakih Manfaatkan Air Kali Mookervart


(prf/ega)