Kasus Perburuan Rusa di TN Komodo Terus Terjadi, Aktivis Lingkungan Curiga Ada Pembiaran

2026-01-12 21:03:55
Kasus Perburuan Rusa di TN Komodo Terus Terjadi, Aktivis Lingkungan Curiga Ada Pembiaran
LABUAN BAJO, – Aktivis lingkungan di Labuan Bajo, Doni Parera, menyoroti kasus perburuan rusa di kawasan konservasi Taman Nasional Komodo (TNK) yang terjadi berulang kali.Doni menyebut perburuan satwa dilindungi, khususnya rusa, bukan kasus pertama dan kerap berulang tanpa penyelesaian tuntas.“Saya curiga ini adalah pembiaran. Karena terjadi terus menerus, dengan modus yang sama. Tanpa pernah diselesaikan tuntas. Selalu hanya berakhir dengan hukuman bagi pelaku lapangan,” kata Doni di Labuan Bajo, Senin pagi.Baca juga: Rusa Timor Sasaran Pemburu Liar di TN Komodo adalah Spesies KunciMenurut Doni, para pelaku biasanya masuk dari arah barat TN Komodo, membawa senjata api, dan menjual daging rusa dalam jumlah besar.Ia menilai bisnis ilegal ini terlalu menguntungkan dan patut dianalisa agar bisa diselesaikan.“Bayangkan jika seekor rusa dewasa bisa menghasilkan 75 kilogram daging, dijual dengan harga termurah Rp 50 ribu per kilogram, maka bisa hasilkan Rp 3.750.000 dari satu ekor. Sekali berburu mereka bisa membunuh ratusan ekor dan menghasilkan ratusan juta rupiah,” bebernya.Dari beberapa kasus, pola yang sama terlihat: pintu masuk, senjata, dan amunisi yang seharusnya hanya boleh dimiliki negara. Hal ini menimbulkan dugaan adanya sindikat di balik perburuan.Baca juga: Kasus Perburuan Rusa di TN Komodo, Kemenhut Cari Alternatif Mata Pencaharian Ramah Lingkungan bagi MasyarakatDoni menilai pemerintah terlalu lemah dan tidak bekerja lintas sektor untuk menuntaskan kasus ini.Menurutnya, jika persoalan tidak diatasi, satwa Komodo bisa punah karena kehilangan pakan alaminya, yaitu rusa dan kerbau.“BTNK selama ini terlalu lemah dan terlalu sibuk mengeluh kekurangan dana dan personel lapangan, tapi tidak pernah menyelesaikan masalah dengan tuntas,” tegasnya.Sebelumnya, tim gabungan dari Gakkum Kemenhut dan Polri menangkap tiga pelaku perburuan rusa di TN Komodo pada Minggu .Baca juga: 3 Pemburu Rusa di Kawasan Taman Nasional Komodo Terancam Penjara Seumur HidupKepala Balai Penegakan Hukum Wilayah Jawa, Bali, dan Nusa Tenggara Kemenhut, Aswin Bangun, menyebut kelompok pemburu diduga berjumlah delapan orang, dengan lima lainnya termasuk pimpinan berinisial MS masih dalam pengejaran.“MS merupakan residivis kasus perburuan liar dan telah lama menjadi target operasi Ditjen Gakkum Kemenhut,” ujar Aswin dalam siaran pers, Kamis .


(prf/ega)