- Hujan meteor Ursid mencapai puncaknya pada Senin .Peristiwa astronomi ini bertepatan dengan periode solstis Desember. Pada momen inilah Bumi melintasi jalur puing Komet 8P/Tuttle, sehingga sejumlah meteor dapat terlihat melintas di langit malam. Meskipun intensitasnya relatif rendah dibanding hujan meteor lain, Ursid tetap menarik dipelajari karena pola kemunculannya yang teratur dan keterkaitannya dengan pergerakan komet di tata surya.Lantas, apa saja yang perlu diketahui dari hujan meteor ini?Baca juga: Hujan Meteor Geminid Desember 2025: Periode Aktif dan Cara MengamatiHujan meteor Ursid adalah peristiwa tahunan ketika sejumlah meteor tampak melintas di langit malam dalam periode tertentu. Meteor-meteor tersebut berasal dari partikel kecil yang masuk ke atmosfer Bumi dan terbakar akibat gesekan dengan udara.Pada hujan meteor Ursid, jumlah meteor yang terlihat umumnya berkisar antara lima hingga sepuluh meteor per jam dalam kondisi langit gelap dan cerah.Baca juga: Apa yang Membuat Hujan Meteor Geminid Berbeda dari yang Lain?Fenomena Ursid berkaitan dengan Komet 8P/Tuttle, sebuah komet periodik yang mengorbit Matahari dengan lintasan elips selama sekitar 13,5 tahun. Saat komet ini melintas di tata surya, ia meninggalkan puing berupa es dan debu.Ketika Bumi melintasi jalur puing tersebut setiap bulan Desember, partikel-partikel kecil memasuki atmosfer dan menimbulkan kilatan cahaya yang terlihat sebagai meteor.Baca juga: Hujan Meteor Geminid Desember 2025: Hal-hal yang Perlu DiketahuiHujan meteor Ursid selalu muncul pada rentang waktu pertengahan hingga akhir Desember. Puncak aktivitasnya hampir selalu bertepatan dengan solstis Desember, yaitu peristiwa ketika Matahari berada pada posisi paling selatan di langit Bumi.Pola orbit Bumi yang memotong jalur puing Komet 8P/Tuttle pada waktu yang sama setiap tahun membuat hujan meteor ini muncul secara rutin.Baca juga: Jadwal Hujan Meteor Orionid Oktober 2025, Catat Tanggal PuncaknyaNama Ursid berasal dari rasi bintang Ursa Minor atau Biduk Kecil.Dalam pengamatan dari Bumi, meteor Ursid tampak seolah-olah berasal dari satu titik di langit yang disebut titik pancar atau radiant.
(prf/ega)
Hujan Meteor Ursid Capai Puncak 22 Desember, Apa yang Perlu Diketahui?
2026-01-12 07:13:56
Berita Lainnya
Berita Terpopuler
| 2026-01-12 07:38
| 2026-01-12 07:12
| 2026-01-12 07:00
| 2026-01-12 06:57










































