VATICAN CITY, – Vatikan dan Indonesia resmi meluncurkan perangko edisi khusus untuk memperingati 75 tahun hubungan diplomatik kedua negara.Acara peluncuran digelar di Museum Vatikan pada Jumat , dihadiri Secretary for Relations with States and International Organizations Mgr Paul Richard Gallagher, Secretary General of the Governorate of Vatican City State Mgr Emilio Nappa, serta Duta Besar RI untuk Takhta Suci Michael Trias Kuncahyono.Sejumlah duta besar turut hadir, termasuk dari Malaysia, Belanda, Rusia, Angola, Zimbabwe, Irlandia, Ghana, Maroko, dan Serbia.Baca juga: Kebaya Menari di KBRI Vatikan: Simbol Semangat, Keragaman, dan Persaudaraan IndonesiaCharge d’Affaires Haiti dan Panama, para rohaniwan Indonesia, sejumlah pejabat Vatikan, perwakilan Museum Vatikan, serta Ketua dan anggota Dewan Pengawas TVRI yang tengah berada di Roma juga ikut menyaksikan peluncuran perangko tersebut.Diketahui, perangko dirancang seniman Patrizio Daniele dengan menampilkan Lambang Takhta Suci dan Negara Kota Vatikan di sisi kiri, serta Lambang Negara Republik Indonesia, Garuda Pancasila, di sisi kanan.Lambang Takhta Suci ditampilkan melalui dua kunci bersilang yang melambangkan kekuasaan spiritual Paus, mahkota tiara tiga tingkat yang mewakili tiga peran kepausan (Imam Agung, Gembala Agung, dan Guru Agung), serta salib emas yang melambangkan Yesus Kristus.Di bagian tengah terpampang gambar burung merpati sebagai simbol perdamaian dengan tulisan tahun 1950–2025 yang menandai usia hubungan diplomatik kedua negara.Pita merah putih serta kuning putih menghubungkan kedua lambang negara, mewakili warna bendera Indonesia dan Vatikan.Dubes RI untuk Takhta Suci, Michael Trias Kuncahyono, menjelaskan bahwa desain perangko tersebut mencerminkan misi dan visi bersama Indonesia dan Vatikan mengenai keilahian, kemanusiaan, persatuan dalam keberagaman, serta keadilan sosial.Bagian atas perangko bertuliskan “CITTA DEL VATICANO”, sementara bagian bawah memuat tulisan “75 Relazioni Diplomatiche Santa Sede – Indonesia”.Baca juga: Sejarah Baru: 75 Tahun Hubungan Indonesia-Vatikan Diperingati dengan Misa di BasilikaPerangko edisi peringatan ini bernilai 3,35 euro atau sekitar Rp 65.000.KBRI Takhta Suci/Astrid/Abishai Menlu Vatikan Mgr. Paul Richard Gallagher dan Dubes RI untuk Takhta Suci Michael Trias Kuncahyono menandatangani perangko baru, di Museum Vatikan, Jumat malam.Dalam sambutannya, Mgr. Gallagher memaparkan alasan Takhta Suci mengakui kemerdekaan Indonesia pada 1947.Ia menegaskan bahwa Takhta Suci menjunjung tinggi hak menentukan nasib sendiri sesuai hukum internasional, serta mendukung bangsa-bangsa untuk membangun kehidupan bermartabat.Gallagher menekankan bahwa diplomasi Takhta Suci tidak didorong oleh kepentingan ekonomi, militer, atau keamanan, tetapi berfokus pada perdamaian, hak asasi manusia, kebebasan beragama, dan nilai-nilai kemanusiaan melalui dialog.
(prf/ega)
Perangko Baru Vatikan–Indonesia Diluncurkan untuk Peringati 75 Tahun Hubungan Diplomatik
2026-01-12 07:26:56
Berita Lainnya
Berita Terpopuler
| 2026-01-12 07:17
| 2026-01-12 07:12
| 2026-01-12 07:03
| 2026-01-12 06:05










































