Kata Media Asing soal Kecelakaan Bus PO Cahaya Trans di Semarang, Apa yang Disorot?

2026-01-11 22:59:52
Kata Media Asing soal Kecelakaan Bus PO Cahaya Trans di Semarang, Apa yang Disorot?
- Beberapa media asing menyoroti kecelakaan maut yang dialami bus PO Cahaya Trans pada Senin sekitar pukul 00.30 WIB.Kecelakaan tersebut terjadi di ruas simpang susun exit tol Krapyak, Kota Semarang, Jawa Tengah saat bus sedang melaju dari Jatiasih, Jakarta menuju Yogyakarta.Kecelakaan Bus Cahaya Trans menyebabkan 16 dari 34 penumpang meninggal dunia.Lalu, apa kata media asing soal kecelakaan bus Cahaya Trans?Baca juga: BERITA FOTO: Bus PO Cahaya Trans Ringsek Parah Usai Kecelakaan Maut di Tol Krapyak Semarang, 16 Penumpang TewasMedia asal Amerika Serikat, NBC News, memberitakan bahwa bus Cahaya Trans mengalami kecelakaan akibat sopir kehilangan kendali.Bus langsung menabrak pembatas jalan lalu terguling di samping jalan tol.NBC menyebutkan, bus terbalik saat memasuki jalan keluar yang berada di tikungan Jalan Tol Krapyak.Media tersebut juga menuliskan, polisi dan tim SAR baru tiba di tempat kejadian perkara sekitar 40 menit setelah kecelakaan.Saat itu, petugas langsung menemukan enam jenazah penumpang yang meninggal di tempat.“Benturan keras itu melemparkan beberapa penumpang dan membuat mereka terjebak di antara badan bus,” ujar Kepala kantor SAR Semarang Budiono sebagaimana dikutip oleh NBC, Senin .Baca juga: “Saya Heran, Jalan Mau Nikung Malah Kencang”, Detik-detik Bus Cahaya Trans Terguling di Tol KrapyakKantor berita China, Xinhua, juga menyoroti kecelakaan bus Cahaya Trans kemarin.Xinhua mengatakan, sopir kehilangan kendali akibat melaju dengan kecepatan tinggi.Ulah sopir diduga membuat bus tidak dapat dikendalikan lalu menabrak pembatas jalan dan terguling.“Proses evakuasi cukup sulit karena beberapa korban terjebak di dalam bus, dan akses terhalang oleh pecahan kaca,” tulis Xinhua mengutip pernyataan Budiono.“Petugas penyelamat harus masuk ke dalam bus yang terbalik, membuka akses ke para korban dan mengevakuasi mereka dengan sangat hati-hati,” sambung Budiono.Baca juga: Perjalanan Terakhir Linmas Klaten, Tragedi Bus Cahaya Trans di Tol Krapyak


(prf/ega)