Fadli Zon Menghadap Prabowo di Istana, Bahas Usulan Pahlawan Nasional?

2026-01-12 15:41:56
Fadli Zon Menghadap Prabowo di Istana, Bahas Usulan Pahlawan Nasional?
Menteri Kebudayaan (Menbud) Fadli Zon menghadap Presiden Prabowo Subianto di Istana Kepresidenan, Jakarta. Apa yang akan dibahas?Fadli Zon tiba di kompleks Istana Kepresidenan, Rabu , pukul 14.19 WIB. Namun, ia belum merinci apa yang akan dibahas dengan Prabowo."Nanti kita laporkan, nanti setelah ini lah ya," kata Fadli Zon kepada wartawan.Saat ditanya apakah terkait usulan gelar pahlawan nasional, Fadli Zon tidak menepis. Ia menyebut akan melaporkan perkembangan dari masukan yang ada."Saya mau laporan dulu perkembangan dari yang masukan," ujarnya.Sebelumnya, Fadli Zon telah menerima 40 usulan nama penerima gelar pahlawan nasional dari Menteri Sosial Saifullah Yusuf usai pembahasan hasil rapat Tim Peneliti dan Pengkaji Gelar Pusat (TP2GP). Daftar nama tersebut telah disampaikan kepada Presiden Prabowo. Mensesneg Prasetyo Hadi mengatakan Istana telah menerima secara resmi daftar tokoh yang diusulkan untuk mendapat gelar pahlawan nasional. Daftar tersebut kini sedang dipelajari Prabowo."Nama pahlawan kami sudah menerima ya secara resmi dari Kemensos hasil dari Dewan Gelar dan Tanda Jasa. Sedang dipelajari oleh Bapak Presiden," kata Pras kepada wartawan di ANTARA Heritage Center, Jakarta Pusat, Kamis .Pras menyebutkan ada banyak tokoh yang diusulkan mendapat gelar pahlawan tersebut, salah satunya Presiden RI ke-2 Soeharto. Keputusan berada di tangan Presiden."(Soeharto) termasuk yang diusulkan," ujarnya.


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#2

Kondisi di Indonesia sangat berbeda. Sejumlah perguruan tinggi besar masih sangat bergantung pada dana mahasiswa. Struktur pendapatan beberapa kampus besar menggambarkan pola yang jelas:Data ini memperlihatkan satu persoalan utama: mahasiswa masih menjadi “mesin pendapatan” kampus-kampus di Indonesia. Padahal di universitas top dunia, tuition hanya berkontribusi sekitar 20–25 persen terhadap total pemasukan.Ketergantungan ini menimbulkan tiga risiko besar. Pertama, membebani keluarga mahasiswa ketika terjadi kenaikan UKT. Kedua, membatasi ruang gerak universitas untuk berinvestasi dalam riset atau membangun ekosistem inovasi. Ketiga, membuat perguruan tinggi sangat rentan terhadap tekanan sosial, ekonomi, dan politik.Universitas yang sehat tidak boleh berdiri di atas beban biaya mahasiswa. Fondasi keuangannya harus bertumpu pada riset, industri, layanan kesehatan, dan endowment.Baca juga: Biaya Kuliah 2 Kampus Terbaik di di Indonesia dan Malaysia, Mana yang Lebih Terjangkau?Agar perguruan tinggi Indonesia mampu keluar dari jebakan pendanaan yang timpang, perlu dilakukan pembenahan strategis pada sejumlah aspek kunci.1. Penguatan Endowment Fund Endowment fund di Indonesia masih lemah. Banyak kampus memahaminya sebatas donasi alumni tahunan. Padahal, di universitas besar dunia, endowment adalah instrumen investasi jangka panjang yang hasilnya mendanai beasiswa, riset, hingga infrastruktur akademik. Untuk memperkuat endowment di Indonesia, diperlukan insentif pajak bagi donatur, regulasi yang lebih fleksibel, dan strategi pengembangan dana abadi yang profesional serta transparan.2. Optimalisasi Teaching Hospital dan Medical Hospitality

| 2026-01-12 15:01