Gibran: Indonesia Berkomitmen Memperluas Investasi di Afrika Selatan

2026-02-01 22:43:51
Gibran: Indonesia Berkomitmen Memperluas Investasi di Afrika Selatan
JOHANNESBURG, - Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming mengatakan, Indonesia berkomitmen memperluas investasi di Afrika Selatan.Gibran menyampaikan hal itu dalam pidatonya saat menghadiri acara Indonesia-Africa CEO Forum di Johannesburg, Afrika Selatan. Ajang ini juga merupakan rangkaian Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20."Indonesia juga berkomitmen untuk memperluas investasi di Afrika Selatan. Afrika Selatan adalah mitra strategis dan pintu gerbang kami ke pasar Afrika," kata Gibran saat pidato dalam bahasa Inggris pada Jumat waktu setempat.Jurnalis Kompas.com Rahel Narda Catherine ikut serta dalam kunjungan kerja rombongan Wapres Gibran di Afrika Selatan. Ikuti laporan langsung tentang kegiatan Wapres Gibran di Sini.Baca juga: Tiba di Afrika Selatan, Gibran Langsung Berpidato di Indonesia-Africa CEO ForumDi saat yang sama, Gibran menyebut bahwa Indonesia juga menawarkan sejumlah hal ke Afrika Selatan, di antaranya kapasitas industri, sumber daya manusia, hinga akses ke pasar ASEAN."Indonesia juga menawarkan kapasitas industri, sumber daya manusia, jaringan manufaktur, teknologi, dan akses ke pasar ASEAN," ujarnya.Dalam kesempatan itu, Gibran menyebut bahwa kehadiran Dewan Bisnis Tingkat Tinggi Indonesia dan Afrika Selatan menunjukkan bahwa pemerintah dan sektor swasta dapat bekerja sama."Saya juga menyambut baik penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) tentang industri strategis hari ini, saya berharap ini akan membawa manfaat besar bagi kedua negara," katanya.Menurut Gibran, Afrika berkembang sangat pesat dan memiliki banyak potensi."Afrika adalah masa depan, dan Indonesia ingin membangun masa depan itu bersama Afrika," ujarnya.Baca juga: Tepuk Tangan Meriah Saat Gibran Sebut Indonesia-Afrika Selatan Bebas VisaSebelum mengakhiri pidatonya, Gibran kembali menekankan komitmen Indonesia untuk meningkatkan investasi dan kerja sama ekonomi dengan Afrika."Jadi, jika ada pertanyaan, mohon beri tahu kami. Hadir bersama saya, salah satu menteri terbaik, wakil menteri, dan duta besar terbaik kami, dan tentu saja, teman kami dari KADIN Indonesia," ucapnya."Kami terbuka untuk membantu Anda semua karena Afrika adalah benua yang akan menentukan masa depan," sambung dia.Adapun forum ini merupakan salah satu rangkaian dari KTT G20 di Afrika Selatan.Gibran dijadwalkan akan berpidato untuk mewakili Presiden Prabowo Subianto dalam KTT G20 pada 22-23 November 2025.Baca juga: Gibran Sampaikan Salam dari Prabowo Saat Berpidato di Indonesia-Afrika CEO Forum


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#2

Dalam pembukaan forum yang berlangsung di Hedley Bull Lecture Theater 3 tersebut, Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Fajar Riza Ul Haq juga menekankan bahwa pembudayaan Bahasa Indonesia tak lagi hanya menjadi urusan domestik, tetapi sudah menjadi bagian dari strategi diplomasi yang relevan di tengah perubahan geopolitik kawasan.Ia menyebut bahwa posisi Indonesia dan Australia yang semakin strategis dalam dinamika Indo-Pasifik membuat penguatan bahasa menjadi kebutuhan yang tidak bisa ditunda.Menurutnya, kedua negara tidak hanya berbagi kedekatan geografis dan hubungan diplomatik yang panjang, tetapi juga berada pada simpul penting ekonomi masa depan.Dalam beberapa tahun terakhir, Indonesia dan Australia sama-sama memiliki peran besar dalam rantai pasok mineral strategis yang menjadi tulang punggung transisi energi dan industri berkelanjutan. Situasi ini menempatkan kerja sama kedua negara bukan semata hubungan bilateral, tetapi bagian dari arsitektur geoekonomi global.Di atas fondasi itulah, bahasa dan pendidikan dipandang sebagai jembatan yang memperkuat kemitraan jangka panjang. Penguasaan Bahasa Indonesia di Australia maupun peningkatan pemahaman budaya di kedua belah pihak diyakini mampu memperluas ruang kolaborasi, mulai dari dunia akademik, industri, hingga diplomasi publik.“Saya hadir mewakili Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Bapak Abdul Mu’ti dalam acara Kongres Pertama Bahasa Indonesia ini untuk menegaskan komitmen pemerintah Indonesia dalam memperkuat peran Bahasa Indonesia di kawasan regional dan global melalui diplomasi pendidikan dan kebudayaan,” tegasnya.

| 2026-02-01 23:01