SM Entertainment Siapkan Comeback dan Tur Dunia 2026, Indonesia Masuk Daftar

2026-01-16 15:18:55
SM Entertainment Siapkan Comeback dan Tur Dunia 2026, Indonesia Masuk Daftar
JAKARTA, – Agensi hiburan Korea Selatan, SM Entertainment, mengumumkan deretan kegiatan besar untuk kuartal pertama tahun 2026.Daftar tersebut mencakup comeback sejumlah artis papan atas serta tur konser berskala global yang akan digelar sepanjang 2025 hingga 2026.Menurut pernyataan resmi agensi, EXO, Irene, NCT U, Ten, NCT WISH, Hearts2Hearts, HYO, dan RIIZE akan merilis karya baru di awal tahun mendatang.Kembalinya para artis ini disebut sebagai awal yang dinamis untuk 2026, menampilkan keragaman musik dari jajaran artis SM Entertainment.Baca juga: Tanggapi Kekecewaan SM Entertainment, EXO-CBX Pastikan Bayar Royalti 10 PersenSelain jadwal comeback, SM juga mengumumkan rangkaian tur dunia besar-besaran sebagai berikut: Baca juga: Hengkang dari SM Entertainment, Yeri Red Velvet Teken Kontrak Ekslusif dengan Blitzway StudiosBerdasarkan data yang telah dirilis tersebut, Indonesia akan disambangi oleh RIIZE dan NCT WISH pada 2026 mendatang. Sebagai penutup dari rangkaian besar ini, SM Entertainment juga mengonfirmasi kembalinya konser gabungan “SMTOWN LIVE 2025–26”, yang akan menyatukan seluruh artis SM dalam satu panggung spektakuler berskala global.


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#3

YouTube menyediakan laman Family Center untuk membantu orangtua memantau penggunaan YouTube akun anak-anak mereka. Di laman itu, terdapat pilihan untuk menambahkan profil YouTube Kids dan akun YouTube anak remaja mereka, sebagai akun yang diawasi.Laman Family Center sering digunakan oleh orangtua dengan anak berusia di bawah 18 tahun. Di laman ini, ada pengingat Take a Break dan Bedtime yang sudah aktif secara otomatis untuk pengguna berusia di bawah 18 tahun.Pengingat Take a Break adalah notifikasi yang mengingatkan pengguna untuk beristirahat sejenak dari melihat layar HP, sedangkan Bedtime adalah notifikasi yang mengingatkan anak bahwa waktu tidur mereka akan tiba dan mereka harus bersiap-siap untuk beristirahat.Sebagai pelengkap dua hal tersebut, pada akhir tahun ini, YouTube berencana untuk memperluas fitur Shorts Daily Time Limit pada orangtua.Ayah dan ibu yang menggunakan akun yang memiliki akun yang akan diawasi, bisa secara proaktif menetapkan batas durasi menjelajah feed YouTube Shorts yang tidak bisa diabaikan.Ini merupakan tambahan dari hal lain yang sudah kami miliki yaitu pengingat 'Taking a Break' dan 'Bedtime', tutur Graham.Baca juga: Jangan Biasakan Anak Main HP Sebelum Tidur, Ini Dampaknya Dok. Freepik/Freepik Orangtua bisa gunakan fitur Shorts Daily Time Limit agar anak tidak lupa waktu menonton YouTube Shorts. Terkait fitur pembatasan durasi menjelajah feed YouTube Shorts, Graham mengatakan, hal ini bisa membantu anak memahami regulasi waktu penggunaan platform digital mereka.Jadi, ketika anak-anak scrolling Shorts, aplikasi akan 'menyundul' mereka (memberi notifikasi), yaitu intervensi kecil yang menurut pakar perkembangan anak penting dalam pengaturan diri anak-anak, tutur dia.Anak-anak tetap diizinkan untuk memegang kendali akan akun YouTube untuk mengakses feed YouTube Shorts, tapi mereka tidak akan lupa waktu seperti sebelumnya.Melalui fitur Shorts Daily Time Limit yang sudah diatur oleh orangtua, anak jadi paham bahwa mereka hanya boleh mengakses YouTube Shorts berapa lama, sehingga lambat laun sudah terbiasa dan dengan sendirinya bisa mengatur waktu mereka di YouTube.Baca juga: Jangan Biasakan Anak Makan Sambil Main HP, Ini Kata Psikolog

| 2026-01-16 14:41