Industri Susu Sapi Nasional Perlu Dukungan Sektor Swasta dan Pemerintah

2026-01-14 07:18:16
Industri Susu Sapi Nasional Perlu Dukungan Sektor Swasta dan Pemerintah
JAKARTA, - Industri pengelolaan susu nasional bisa berkembang dengan kerja sama antara pelaku industri, sektor swasta, hingga pemerintah.Asisten Deputi Peningkatan Daya Saing Produk Peternakan Kementerian Koordinator Bidang Pangan Republik Indonesia, Karsan, juga mengaku optimistis terhadap industri persusuan nasional.Menurut dia, industri susu Indonesia memiliki potensi yang sangat besar.Untuk itu, terdapat tiga hal yang perlu dilakukan untuk mengembangkan industri susu nasional.Baca juga: RI Kekurangan Susu, Pemerintah Izinkan Impor 1 Juta Ekor Sapi Perah "Kami percaya bahwa masa depan industri persusuan Indonesia akan ditentukan oleh tiga hal, yang pertama adalah penguatan kapasitas peternak dan koperasi, memperkuat akses pembiayaan, teknologi, dan pendampingan agar produktivitas meningkat secara berkelanjutan," kata dia, Senin .Setelah itu, industri susu Indonesia memerlukan investasi industri dalam negeri. Berikutnya, industri susu membutuhkan kolaborasi lintas sektor."Tidak ada satu pihak pun yang bisa bekerja sendiri. Pemerintah, industri, koperasi, akademisi, dan peternak harus berjalan bersama dalam satu visi, yakni mewujudkan swasembada susu nasional,” ungkap dia.Kementerian Perindustrian (Kemenperin) melaporkan, pengelolaan industri pengelolaan susu nasional mampu memenuhi tantangan kebutuhan program Makan Bergizi Gratis (MBG).Direktur Industri Minuman, Hasil Tembakau, dan Bahan Penyegar Kementerian Perindustrian (Kemenperin), Merrijantij Punguan Pintaria, mengatakan, optimisme pelaku industri masih memiliki kecenderungan ekspansi.Hal tersebut tecermin dalam indeks kepercayaan industri pada November 2025 di angka 53,45.Sedangkan indeks Purchasing Managers Index (PMI) November 2025 berada di angka 53,3. "Artinya, industri pengolahan susu kita secara nasional mampu untuk memenuhi tantangan kebutuhan MBG," kata dia.Ia menambahkan, saat ini industri pengolahan susu nasional masih berupaya memenuhi kebutuhan program MBG.Adapun tantangan muncul dengan adanya keterbatasan unit pengisian (filling) untuk kemasan berukuran kecil yang kapasitasnya belum sesuai. "Jadi, sedang berproses, semoga dalam waktu dekat bisa memenuhi secara nasional," ungkap dia.Baca juga: Pemerintah Klaim Genjot Produksi Susu Sapi Lokal, tapi Impor Tak DibatasiMerrijantij memerinci, untuk mendorong kemajuan industri susu nasional di Indonesia, baik sektor swasta maupun Kementerian Perindustrian Republik Indonesia turut memperkuat rantai pasok bahan baku susu segar dalam negeri.Hal tersebut dilakukan antara lain dengan peningkatan teknologi melalui bantuan mesin peralatan digitalisasi di pos penampungan susu dan peralatan cooling unit untuk meningkatkan kualitas bahan baku bagi industri.


(prf/ega)