Korban Dugaan Ilegal Akses Mirae Asset Bantah Adanya Kelalaian Pribadi

2026-01-13 15:04:54
Korban Dugaan Ilegal Akses Mirae Asset Bantah Adanya Kelalaian Pribadi
JAKARTA, - Krisna Murti, kuasa hukum para korban ilegal akses akun Mirae Asset Sekuritas, membantah kliennya lalai hingga berujung raibnya uang investasi senilai puluhan miliar.Sebab, para korban pertama kali mengetahui adanya transaksi mencurigakan pada 6 Oktober 2025, lalu keesokan harinya segera melaporkannya kepada PT Mirae Asset Sekuritas agar dapat dilakukan langkah pencegahan."Bahwa klien kami mengetahui adanya illegal access setelah klien kami mendapatkan notifikasi melalui email atas adanya transaksi yang tidak dilakukan oleh klien kami,” kata Krisna, saat dihubungi, Selasa .“Di mana klien kami telah meminta kepada PT Mirae Asset Sekuritas Indonesia untuk menahan (hold) settlement agar dana tidak keluar (T+2)," lanjut dia.Baca juga: Investasi Rp 71 Miliar Raib, Nasabah Laporkan Mirae Asset Sekuritas ke BareskrimOleh karena itu, Krisna menyayangkan laporan para korban tidak segera ditindaklanjuti dengan meminta Bursa Efek Indonesia (BEI) menahan settlement, sehingga dana nasabah tetap keluar.Di sisi lain, Krisna menyebut, peristiwa ilegal akses ini terjadi berulang kali.Sebab, kliennya mengalami kejadian serupa dalam rentang waktu yang berbeda-beda.Atas dasar itu, para korban memutuskan melapor ke Bareskrim Polri.Para nasabah menilai, kasus ini tidak dapat diselesaikan hanya melalui investigasi internal karena telah terjadi kehilangan dana dalam jumlah besar."Kami akan tetap maju dan kami akan mengambil seluruh upaya hukum yang dianggap perlu tanpa dikecualikan guna melindungi dan membuat terang permasalahan," ujar Krisna.


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#4

Selain itu, ia juga berpesan agar seluruh ASN di Indonesia tetap menjaga integritas dan terus melayani masyarakat dengan hati.Rini menegaskan bahwa ASN harus bekerja secara profesional untuk mendukung tugas-tugas pemerintahan. Pasalnya, Korpri berperan sebagai simbol persatuan, kolaborasi, dan stabilitas nasional melalui kerja sama seluruh komponen bangsa.Lebih lanjut, Penasihat Harian Dewan Pengurus Korpri Nasional ini berharap agar anggota Korpri bekerja dengan inovasi dan efisiensi, serta mengedepankan pelayanan cepat, hemat, dan transparan melalui pemanfaatan teknologi digital.“Saya berharap Korpri menjadi rumah para ASN dan menjadi wadah yang bermanfaat bagi para ASN dan tentunya untuk memudahkan para ASN berkolaborasi. Sekali lagi selamat kepada Korpri. Selamat Hari Ulang Tahun ke-54,” ucap Rini.Baca juga: 29 November Memperingati Hari Apa? Ini Sejarah HUT KORPRI dan Tema Peringatan 2025Pada kesempatan tersebut, ia juga mengajak para anggota Korpri untuk memperkuat solidaritas dan mendukung penanganan bencana banjir bandang dan longsor yang melanda Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, dan sejumlah wilayah lainnya.Upaya tersebut merupakan bentuk solidaritas dan kepedulian antarsesama untuk setidaknya meringankan beban saudara se-Tanah Air yang terdampak bencana.Sementara itu, Ketua Umum (Ketum) Dewan Pengurus Korpri Zudan Arif Fakrulloh menekankan bahwa Korpri merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari pemerintah.Oleh karena itu, ia mengajak para anggota untuk menerapkan kesiapsiagaan Korpri dalam mendorong percepatan pembangunan nasional sejalan dengan Asta Cita Pemerintah Indonesia.Baca juga: Menteri PPN Ajak Perguruan Tinggi Berkontribusi dalam Pembangunan Nasional

| 2026-01-13 13:40