Penjual sampai Tak Tega, Harga BBM di Aceh Tengah Rp 50.000 Per Liter

2026-01-13 06:23:52
Penjual sampai Tak Tega, Harga BBM di Aceh Tengah Rp 50.000 Per Liter
ACEH TENGAH, - Masyarakat Aceh Tengah mulai mendapatkan bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertalite maupun Pertamax sejak lima hari terakhir pascabencana hidrometeorologi. Namun, mereka harus mengeluarkan kocek Rp 50.000 per liter untuk BBM. Kondisi itu dirasa serba salah oleh sejumlah warga. Sebab, di satu sisi, BBM yang dijual eceran di sepanjang jalan kawasan itu diperoleh dengan cara yang sulit oleh penjualnya.“Harga ini sesuai dengan kondisi lapangan, karena diangkut dari Kampung Kem, KKA (Jalan Nasional Takengon-Aceh Utara), jalan kaki 2 sampai 3 jam angkut minyak pakai jerigen,” ucap Andi, salah satu penjual di daerah tersebut, ditemui Kompas.com, Kamis .Baca juga: Banjir Bener Meriah: Warga Keluhkan Harga BBM Rp 80.000 per LiterSecara kemanusian, Andi sebenarnya tidak tega memasang harga setinggi itu. Namun, kondisi kesulitan bahan pangan seperti beras dan lauk pauk membuatnya harus bertahan hidup.“Saya mengambil minyak langsung ke lokasi, kemarin baru tiba. Kurang lebih urus minyak ke daerah Kem itu setengah hari dengan perjalanan. Belum lagi ribuan orang berlalu lalang di sana,” ujar Andi.Ia memperkirakan, harga BBM akan semakin turun karena semakin banyak orang yang menjual secara eceran.“Sebenarnya sudah ada BBM yang dipasok dari Bireuen, dari Aceh Utara, jadi semakin ramai ya bakal semakin murah,” ucap dia.Baca juga: Bantuan Tak Kunjung Tiba, Pemkab Bener Meriah Datangkan BBM Pakai Kuli Panggul dari Aceh UtaraPantauan Kompas.com, para penjual BBM eceran dadakan tampak mulai ramai menjajakan dagangannya di pinggir Jalan Takengon-Isaq.Mereka menjual dengan menggunakan jerigen. Harga yang dijual juga bervariasi, mulai dari Rp 50.000-Rp30.000.


(prf/ega)