Kemenhub Catat 10,11 Juta Orang Gunakan Angkutan Umum Selama Nataru

2026-02-03 00:21:53
Kemenhub Catat 10,11 Juta Orang Gunakan Angkutan Umum Selama Nataru
JAKARTA, – Kementerian Perhubungan (Kemenhub) mencatat sebanyak 10.117.847 orang melakukan perjalanan menggunakan angkutan umum selama sembilan hari pelaksanaan Angkutan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026.Kepala Biro Komunikasi dan Informasi Publik Kemenhub Ernita Titis Dewi mengatakan, periode tersebut berlangsung sejak 18 Desember 2025 (H-7) hingga 26 Desember 2025 (H+1 Hari Natal).“Sembilan hari pelaksanaan masa Angkutan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 atau 18 Desember 2025 (H-7) sampai dengan 26 Desember 2025 (H+1 Hari Natal), jumlah penumpang angkutan umum telah menyentuh angka 10.117.847 orang,” kata Titis dalam keterangannya, dikutip Minggu .Baca juga: Ini 10 Kereta Api Jarak Jauh dengan Penumpang Terbanyak Selama Nataru Menurut Titis, jumlah tersebut menunjukkan tren kenaikan 4,85 persen dibandingkan periode Natal dan Tahun Baru 2024/2025 yang tercatat sebanyak 9.649.440 orang.Meski demikian, Kemenhub menegaskan aspek keselamatan tetap menjadi prioritas utama selama masa angkutan libur akhir tahun.“Namun keselamatan tetap menjadi prioritas utama. Kami terus tekankan kepada para operator untuk meningkatkan pengawasan operasional,” ujar Titis.Ia juga mengimbau masyarakat yang hendak bepergian agar mematuhi aturan, mengikuti arahan petugas di lapangan, serta menyesuaikan perjalanan dengan kondisi cuaca.Baca juga: Nataru, KAI Sudah Jual 3,1 Juta Tiket Sampai 4 Januari 2026Adapun rincian jumlah penumpang angkutan umum secara akumulatif selama periode tersebut terdiri atas kereta api sebanyak 3.526.380 orang, penyeberangan 1.731.248 orang, angkutan laut 880.304 orang, angkutan udara 2.460.518 orang, serta angkutan darat (bus di terminal tipe A dan B) 1.519.397 orang.Selain pergerakan angkutan umum, Posko Pusat Kemenhub juga memantau mobilitas kendaraan. Dari gerbang Tol Jakarta, jumlah kendaraan keluar pada H-7 hingga H+1 Natal tercatat sebanyak 1.582.977 unit, sedangkan kendaraan masuk mencapai 1.488.424 unit.Sementara itu, sebanyak 4.053.761 kendaraan tercatat melintas melalui gerbang Tol Jabodetabek sejak H-7 hingga H+1 Natal. Untuk gerbang Tol non-Jabodetabek, pergerakan kendaraan mencapai 3.370.029 unit.“Untuk mengantisipasi antrean kendaraan akibat kepadatan lalu lintas di jalan tol, sudah diterbitkan Surat Keputusan Bersama yang mengatur tentang manajemen lalu lintas. Pengaturan ini disesuaikan dengan kondisi jalan berdasarkan pertimbangan atau diskresi Korlantas Polri,” jelas Titis.Baca juga: Libur Nataru Dongkrak Trafik Mal, Ramai hingga Awal Januari 2026Di ruas arteri Jabodetabek, jumlah kendaraan keluar pada H-7 hingga H+1 Natal tercatat sebanyak 4.768.603 kendaraan, sedangkan kendaraan masuk mencapai 4.292.160 kendaraan. Adapun di ruas arteri non-Jabodetabek, lintasan kendaraan tercatat sebanyak 4.770.273 kendaraan.Seiring potensi peningkatan curah hujan dan cuaca ekstrem di sejumlah wilayah, Kemenhub mengimbau masyarakat untuk aktif memantau perkembangan cuaca dan menyesuaikan rencana perjalanan. Koordinasi dengan instansi terkait terus dilakukan untuk mengantisipasi potensi gangguan transportasi akibat faktor alam.“Bagi masyarakat yang sedang bepergian dan berlibur, kami imbau untuk selalu berhati-hati, perbaharui informasi terutama mengenai cuaca dan kepadatan melalui nomor-nomor darurat yang tersedia maupun media sosial, serta selalu patuhi arahan petugas di lapangan,” kata Titis.Baca juga: Pelni: Kuota Diskon Tiket Kapal Nataru 2025/2026 Tinggal 32 PersenKementerian Perhubungan juga terus berkolaborasi dengan pemerintah daerah, operator transportasi, aparat penegak hukum, BMKG, Basarnas, serta pemangku kepentingan lainnya guna memastikan perjalanan masyarakat selama masa Angkutan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 berlangsung selamat, aman, dan lancar.Adapun Posko Pusat Angkutan Natal dan Tahun Baru beroperasi selama 24 jam mulai 18 Desember 2025 hingga 5 Januari 2026 sebagai pusat koordinasi nasional untuk memantau dinamika transportasi dan merespons potensi gangguan secara cepat.


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#5

Pada hari penerapan, ganjil genap berlaku dalam dua sesi, yakni pagi pukul 06.00–10.00 WIB dan sore pukul 16.00–21.00 WIB. Pengendara yang melintas di akses tol yang terhubung langsung dengan jalan ganjil genap tetap wajib menyesuaikan pelat nomor kendaraan.Baca juga: Wisatawan Menuju Gunungkidul Diimbau Gunakan Jalur AlternatifAdapun 28 akses gerbang tol di Jakarta yang terkena ganjil genap pada pekan ini sebagai berikut:1. Jalan Anggrek Neli Murni sampai akses masuk Tol Jakarta-Tangerang2. Off ramp Tol Slipi/Palmerah/Tanah Abang sampai Jalan Brigjen Katamso3. Jalan Brigjen Katamso sampai Gerbang Tol Slipi 24. Off ramp Tol Tomang/Grogol sampai Jalan Kemanggisan Utama5. Simpang Jalan Palmerah Utara-Jalan KS Tubun sampai Gerbang Tol Slipi 16. Jalan Pejompongan Raya sampai Gerbang Tol Pejompongan7. Off ramp Tol Slipi/Palmerah/Tanah Abang sampai akses masuk Jalan Tentara Pelajar8. Off ramp Tol Benhil/Senayan/Kebayoran sampai akses masuk Jalan Gerbang Pemuda9. Off ramp Tol Kuningan/Mampang/Menteng sampai simpang Kuningan10. Jalan Taman Patra sampai Gerbang Tol Kuningan 211. Off ramp Tol Tebet/Manggarai/Pasar Minggu sampai simpang Pancoran12. Simpang Pancoran sampai Gerbang Tol Tebet13. Jalan Tebet Barat Dalam Raya sampai Gerbang Tol Tebet 214. Off ramp Tol Tebet/Manggarai/Pasar Minggu sampai Jalan Pancoran Timur II15. Off ramp Tol Cawang/Halim/Kampung Melayu sampai simpang Jalan Otto Iskandardinata-Jalan Dewi Sartika16. Simpang Jalan Dewi Sartika-Jalan Otto Iskandardinata sampai Gerbang Tol Cawang17. Off ramp Tol Halim/Kalimalang sampai Jalan Inspeksi Saluran Kalimalang18. Jalan Cipinang Cempedak IV sampai Gerbang Tol Kebon Nanas19. Jalan Bekasi Timur Raya sampai Gerbang Tol Pedati20. Off ramp Tol Pisangan/Jatinegara sampai Jalan Bekasi Barat21. Off ramp Tol Jatinegara/Klender/Buaran sampai Jalan Bekasi Timur Raya22. Jalan Bekasi Barat sampai Gerbang Tol Jatinegara23. Simpang Jalan Rawamangun Muka Raya-Jalan Utan Kayu Raya sampai Gerbang Tol Rawamangun24. Off ramp Tol Rawamangun/Salemba/Pulogadung sampai simpang Jalan Utan Kayu Raya-Jalan Rawamangun Muka Raya25. Off ramp Tol Rawamangun/Salemba/Pulogadung sampai simpang Jalan H Ten Raya-Jalan Rawasari Selatan26. Simpang Jalan Rawasari Selatan-Jalan H Ten Raya sampai Gerbang Tol Pulomas27. Off ramp Tol Cempaka Putih/Senen/Pulogadung sampai simpang Jalan Letjend Suprapto-Jalan Perintis Kemerdekaan28. Simpang Jalan Pulomas sampai Gerbang Tol Cempaka Putih

| 2026-02-02 22:38