Mimpi Kita Berwarna atau Hitam Putih? Ini Penjelasan Sains

2026-01-13 08:22:50
Mimpi Kita Berwarna atau Hitam Putih? Ini Penjelasan Sains
– Pernahkah Anda terbangun dari tidur dan bertanya-tanya, apakah petualangan di dunia mimpi tadi malam hadir dalam balutan warna-warni atau justru sekadar hitam putih?Pertanyaan ini telah lama menjadi perdebatan di kalangan ilmuwan dan psikolog.Ternyata, jawaban atas warna dalam mimpi kita tidak hanya berkaitan dengan saraf otak, tetapi juga sangat dipengaruhi oleh teknologi dan media yang kita konsumsi sehari-hari.Baca juga: Apakah Alergi Laktosa Bisa Menyebabkan Mimpi Buruk? Ini PenjelasannyaPenelitian menunjukkan adanya pergeseran drastis dalam cara manusia mengingat warna mimpi.Sebelum era televisi berwarna, mayoritas orang mengaku bermimpi dalam monokrom. Namun, seiring berkembangnya teknologi layar, laporan mengenai mimpi berwarna meningkat pesat.Eric Schwitzgebel, profesor filsafat di University of California, menjelaskan bahwa asumsi kita terhadap mimpi sering kali berkaca pada apa yang kita lihat di layar.“Karena kita terbiasa dengan media berwarna, kita berpikir mimpi pasti seperti menonton film atau menonton sesuatu di YouTube,” ujar Schwitzgebel, dikutip dari Live Science.“Hal-hal itu berwarna, jadi kita cenderung berasumsi bahwa mimpi juga berwarna,” sambungnya.Data historis mendukung klaim ini. Sebuah survei tahun 1942 menunjukkan bahwa sekitar 70 persen mahasiswa jarang melihat warna dalam mimpi mereka.Namun, saat Schwitzgebel mengulang studi tersebut 60 tahun kemudian, jumlah responden yang bermimpi hitam putih menyusut hingga di bawah 20 persen.Baca juga: Sering Mimpi Buruk Tingkatkan Risiko Kematian Dini Sebelum 75 TahunSalah satu tantangan terbesar dalam membedah misteri ini adalah sifat mimpi yang subjektif. Kita hanya bisa menganalisis mimpi berdasarkan memori saat seseorang terbangun.Michael Schredl, Kepala Laboratorium Tidur di Central Institute of Mental Health, Jerman, menyebutkan bahwa detail seperti warna sering kali dianggap "biasa" oleh otak sehingga tidak mengendap di ingatan.“Mimpi didefinisikan sebagai pengalaman subjektif selama tidur, dan satu-satunya cara kita dapat memahaminya adalah jika orang tersebut mengingatnya setelah bangun tidur,” jelas Schredl.Ia memberi perumpamaan pada benda sehari-hari. Jika Anda melihat pisang berwarna kuning dalam mimpi, otak mungkin tidak akan mencatatnya sebagai hal spesial.“Anda tidak memikirkannya, dan sulit untuk mengingatnya,” kata Schredl. Sebaliknya, warna yang tidak lazim seperti merah muda neon akan lebih mudah menempel karena memiliki efek kejut secara emosional.Baca juga: Apakah Mimpi Berubah Seiring Usia? Begini Penjelasan IlmiahnyaNamun, ada kemungkinan lain yang lebih kompleks. Schwitzgebel berpendapat bahwa perdebatan antara "berwarna" atau "hitam putih" mungkin didasari asumsi yang keliru. Bisa jadi, citra dalam mimpi sebenarnya tidak berada di kedua kategori tersebut, melainkan bersifat kabur.“Banyak orang yang benar-benar tidak bisa memahami apa artinya jika pengalaman bermimpi tidak berwarna dan tidak hitam putih,” ungkapnya.Apa yang kita ingat saat pagi hari bisa jadi merupakan hasil rekonstruksi otak yang sudah dipengaruhi oleh persepsi kita di dunia nyata, bukan sepenuhnya representasi visual dari apa yang sebenarnya terjadi saat kita terlelap.


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#2

Pada hari penerapan, ganjil genap berlaku dalam dua sesi, yakni pagi pukul 06.00–10.00 WIB dan sore pukul 16.00–21.00 WIB. Pengendara yang melintas di akses tol yang terhubung langsung dengan jalan ganjil genap tetap wajib menyesuaikan pelat nomor kendaraan.Baca juga: Wisatawan Menuju Gunungkidul Diimbau Gunakan Jalur AlternatifAdapun 28 akses gerbang tol di Jakarta yang terkena ganjil genap pada pekan ini sebagai berikut:1. Jalan Anggrek Neli Murni sampai akses masuk Tol Jakarta-Tangerang2. Off ramp Tol Slipi/Palmerah/Tanah Abang sampai Jalan Brigjen Katamso3. Jalan Brigjen Katamso sampai Gerbang Tol Slipi 24. Off ramp Tol Tomang/Grogol sampai Jalan Kemanggisan Utama5. Simpang Jalan Palmerah Utara-Jalan KS Tubun sampai Gerbang Tol Slipi 16. Jalan Pejompongan Raya sampai Gerbang Tol Pejompongan7. Off ramp Tol Slipi/Palmerah/Tanah Abang sampai akses masuk Jalan Tentara Pelajar8. Off ramp Tol Benhil/Senayan/Kebayoran sampai akses masuk Jalan Gerbang Pemuda9. Off ramp Tol Kuningan/Mampang/Menteng sampai simpang Kuningan10. Jalan Taman Patra sampai Gerbang Tol Kuningan 211. Off ramp Tol Tebet/Manggarai/Pasar Minggu sampai simpang Pancoran12. Simpang Pancoran sampai Gerbang Tol Tebet13. Jalan Tebet Barat Dalam Raya sampai Gerbang Tol Tebet 214. Off ramp Tol Tebet/Manggarai/Pasar Minggu sampai Jalan Pancoran Timur II15. Off ramp Tol Cawang/Halim/Kampung Melayu sampai simpang Jalan Otto Iskandardinata-Jalan Dewi Sartika16. Simpang Jalan Dewi Sartika-Jalan Otto Iskandardinata sampai Gerbang Tol Cawang17. Off ramp Tol Halim/Kalimalang sampai Jalan Inspeksi Saluran Kalimalang18. Jalan Cipinang Cempedak IV sampai Gerbang Tol Kebon Nanas19. Jalan Bekasi Timur Raya sampai Gerbang Tol Pedati20. Off ramp Tol Pisangan/Jatinegara sampai Jalan Bekasi Barat21. Off ramp Tol Jatinegara/Klender/Buaran sampai Jalan Bekasi Timur Raya22. Jalan Bekasi Barat sampai Gerbang Tol Jatinegara23. Simpang Jalan Rawamangun Muka Raya-Jalan Utan Kayu Raya sampai Gerbang Tol Rawamangun24. Off ramp Tol Rawamangun/Salemba/Pulogadung sampai simpang Jalan Utan Kayu Raya-Jalan Rawamangun Muka Raya25. Off ramp Tol Rawamangun/Salemba/Pulogadung sampai simpang Jalan H Ten Raya-Jalan Rawasari Selatan26. Simpang Jalan Rawasari Selatan-Jalan H Ten Raya sampai Gerbang Tol Pulomas27. Off ramp Tol Cempaka Putih/Senen/Pulogadung sampai simpang Jalan Letjend Suprapto-Jalan Perintis Kemerdekaan28. Simpang Jalan Pulomas sampai Gerbang Tol Cempaka Putih

| 2026-01-13 08:15