— Selama berabad-abad, kisah Bintang Betlehem menjadi salah satu gambaran paling ikonik dalam imajinasi umat Kristen: sebuah tanda terang yang bersinar di atas tempat seorang anak lahir, membimbing pengunjung misterius dari Timur menuju palungan.Namun, apa sebenarnya yang dilihat oleh tiga "Magi" atau orang majus tersebut?Hanya Injil Matius yang mencatat peristiwa ini dalam belasan ayat. Namun, baris-baris singkat tersebut telah memicu spekulasi selama dua milenium.Para teolog, sejarawan, hingga astronom mencoba mencari tahu apakah ada peristiwa langit nyata yang cocok dengan deskripsi Matius, mulai dari komet, supernova, hingga penyelarasan planet.Baca juga: Kenapa Jupiter Bersinar Terang di Desember, Mungkinkah Ini Bintang Natal?Dikutip dari National Geographic, salah satu penjelasan tertua adalah komet.Manusia kuno secara rutin menafsirkan komet sebagai pertanda peristiwa penting.Komet Halley, misalnya, tercatat muncul pada 12 SM dalam buku astronomi Tiongkok, Book of Han.Teolog abad ke-3, Origen dari Aleksandria, berpendapat bahwa Bintang Betlehem mungkin termasuk dalam klasifikasi komet atau meteor.Namun, teori ini memiliki celah besar. Komet Halley muncul terlalu awal dibandingkan masa pemerintahan Herodes Agung yang meninggal pada 4 SM.Selain itu, komet biasanya dianggap sebagai pembawa sial atau bencana di dunia kuno, bukan simbol kelahiran raja yang membawa harapan.Teori lainnya adalah supernova atau ledakan bintang. Astronom Tiongkok mencatat adanya kemungkinan "bintang baru" pada 5 SM dan 4 SM.Tanggal ini sangat sesuai dengan garis waktu kelahiran Yesus.Meski begitu, supernova seharusnya bisa dilihat oleh semua orang, sementara dalam Alkitab, Raja Herodes tampak terkejut dan harus bertanya secara pribadi kepada para Magi tentang kapan bintang itu muncul.Penjelasan modern yang paling populer adalah konjungsi atau penyelarasan dua planet atau lebih.Grant Mathews, profesor fisika teori dari University of Notre Dame, mempelajari keselarasan planet pada periode 8-4 SM. Ia menemukan penyelarasan yang sangat langka pada 17 April 6 SM.
(prf/ega)
Misteri Bintang Betlehem, Apakah Benar-benar Ada Fenomena Langit Saat Yesus Lahir?
2026-01-11 15:21:45
Berita Lainnya
Berita Terpopuler
| 2026-01-11 14:50
| 2026-01-11 14:26
| 2026-01-11 14:16
| 2026-01-11 13:50
| 2026-01-11 13:24










































