BANDUNG, - Terminal Cicaheum, Kota Bandung, kini dipenuhi spanduk hitam bertuliskan "Kami Warga Terminal Cicaheum Menolak Keras Terminal Cicaheum Dipindahkan".Spanduk-spanduk tersebut dipasang di berbagai lokasi, baik di dalam maupun di luar terminal, sebagai bentuk penolakan warga terhadap rencana pemindahan aktivitas transportasi ke Terminal Leuwi Panjang.Tisna Somantri, perwakilan Pengurus Terminal Cicaheum menyatakan, penolakan ini muncul setelah beredarnya kabar mengenai pemindahan tersebut."Masyarakat Terminal Cicaheum jelas menolak, dikarenakan ada beberapa hal, terutama dampak sosialnya. Jadi, kami sangat keberatan apabila pemindahan dari Terminal Cicaheum ke terminal yang sudah ada penghuninya itu," kata Tisna saat ditemui di Terminal Cicaheum, Rabu .Baca juga: 360 KK Warga Bandung Terima Bantuan Uang Kontrakan Rp 10 Juta Ia menambahkan, warga Terminal Cicaheum, termasuk porter, kondektur, pengemudi bus, dan para pedagang, khawatir pendapatan harian mereka akan terganggu akibat pemindahan tersebut."Kami harus adaptasi lagi, itu pun juga kami di sana bisa diterima apa tidak. Kami nantinya akan menduduki tempat tinggal yang sudah ada penghuninya, terus kami datang ke sana, apa warga di sana siap menerima, kan tidak?" tuturnya.Tisna menjelaskan, meskipun pendapatan mereka tidak besar, warga Terminal Cicaheum sudah bersyukur dengan penghasilan yang mereka dapatkan setiap hari."Kami di sini sudah bisa menerima, berapa pun kami terima di sini, mau ada uang, mau enggak ada uang kami terima di sini, kami sudah bisa adaptasi di sini. Belum tentu juga ada relokasi untuk pedagang," tandasnya.Kepala Terminal Cicaheum, Asep Supriyadi, membenarkan adanya penolakan dari warga terkait pemindahan aktivitas terminal."Aspirasi warga di Terminal Cicaheum ini menolak pemindahan armada dari Cicaheum ke Leuwi Panjang. Tapi itu kan, cuma mengeluarkan aspirasi saja. Aspirasi mereka dikeluarkan lewat spanduk," ujar Asep.Ia memastikan, tidak ada tindakan anarkisme dalam penyampaian aspirasi tersebut dan mengimbau masyarakat untuk tidak takut datang ke Terminal Cicaheum."Untuk saat ini, Terminal Cicaheum masih aman-aman saja. Beroperasi seperti biasa, melayani seperti biasa, kondusif, aman, dan terkendali. Aktivitas tidak terpengaruh," imbuhnya.Asep menjelaskan, rencana pemindahan aktivitas di Terminal Cicaheum merupakan bagian dari pengadaan sarana transportasi dengan sistem Bus Rapid Transit (BRT) yang sedang dikembangkan untuk menghubungkan kawasan Bandung Raya."Terminal Cicaheum nantinya akan dimanfaatkan penuh sebagai pool BRT, sehingga aktivitas transportasi antar kota antar provinsi (AKAP) bakal digeser ke Terminal Leuwi Panjang," ujarnya.Ia menambahkan bahwa penolakan tersebut disebabkan oleh kurangnya sosialisasi kepada warga."Untuk rencana relokasi Terminal Cicaheum ini dari pemerintah belum ada sosialisasi, jadi mereka (warga) tahu itu dari medsos," tandas Asep.
(prf/ega)
Spanduk Warga Tolak Pemindahan Terminal Cicaheum Bertebaran di Segala Penjuru Terminal
2026-01-12 06:26:53
Berita Lainnya
Berita Terpopuler
| 2026-01-12 07:09
| 2026-01-12 06:52
| 2026-01-12 06:50
| 2026-01-12 05:57
| 2026-01-12 05:18










































