BALIKPAPAN, - Peristiwa nahas menimpa seorang pemancing bernama Selamat Anwar (26) pada Rabu malam.Korban yang tengah memancing di Jembatan Manggar, Balikpapan Timur, tiba-tiba terjatuh dan terkapar setelah diduga tersengat listrik saat melemparkan kail pancing.Warga yang melihat kejadian tersebut langsung berupaya memberikan pertolongan dan membawa korban ke Rumah Sakit Kanujoso Djatiwibowo (RSKD) Balikpapan. Namun, nyawa korban tidak dapat diselamatkan.Baca juga: Pemancing yang Hilang di Alas Purwo Banyuwangi Ditemukan Tewas di Perairan BaliKapolsek Balikpapan Timur, Kompol Sumarlik Akup, membenarkan adanya peristiwa pemancing meninggal dunia akibat tersengat listrik di Jembatan Manggar, Kelurahan Manggar, Balikpapan Timur.Korban yang merupakan warga Kelurahan Lamaru itu diketahui memancing seorang diri.Sebelum kejadian, korban sempat berpindah lokasi lantaran tidak mendapatkan ikan di tempat semula.“Saat melempar kail ternyata nyangkut kabel listrik, sempat timbul percikan sebelum korban terpental dan terkapar di jalan,” kata Sumarlik, Kamis .Sumarlik menyebut peristiwa tersebut menjadi pengingat bagi warga agar tidak melakukan aktivitas di atas Jembatan Manggar, seperti memancing, berjualan, atau berhenti di area jembatan.“Karena memang jembatan itu fasilitas umum, bukan untuk jualan atau mancing. Jadi kami imbau warga untuk menggunakan jembatan sebagaimana mestinya,” ujar dia.Baca juga: Karyawan Kantor Pos di Balikpapan Jadi Korban Perampokan, Alami Luka Bacok di KepalaIa menambahkan, kepolisian bersama pihak kecamatan selama ini rutin memberikan imbauan serta melakukan razia dan patroli bersama TNI agar tidak ada aktivitas di atas jembatan.Forensik Pastikan Penyebab KematianDokter ahli forensik RSKD Balikpapan, dr. Heryadi Bawono Putro, memastikan Selamat Anwar meninggal murni akibat sengatan listrik yang menyebabkan gangguan fatal pada irama jantung.Menurut dr. Heryadi, aliran listrik masuk ke tubuh korban melalui tangan kanan dan keluar di kaki kanan, tepatnya ibu jari. Sengatan tersebut berasal dari tegangan tinggi.“Korban meninggal murni karena sengatan listrik. Arus listrik masuk dari tangan kanan dan keluar di kaki kanan,” ujarnya.Ia menjelaskan, luka bakar ditemukan sekitar 20 persen pada tubuh korban, namun bukan menjadi penyebab utama kematian.“Pada kasus sengatan listrik, kematian umumnya terjadi karena gangguan irama jantung, bukan karena luka bakar,” kata dr. Heryadi.Menurutnya, sengatan listrik tegangan tinggi dapat mengacaukan sistem kelistrikan jantung sehingga menyebabkan kegagalan fungsi pompa jantung.“Bukan serangan jantung. Jantung memiliki sistem kelistrikan sendiri. Ketika terkena tegangan listrik tinggi, irama jantung berubah dan menyebabkan kegagalan pompa jantung,” jelasnya.Dengan kondisi tersebut, korban diperkirakan meninggal dunia di lokasi kejadian sebelum sempat mendapatkan penanganan medis.
(prf/ega)
Pemancing di Balikpapan Tewas Tersengat Listrik, Alami Luka Bakar 20 Persen
2026-01-11 23:44:59
Berita Lainnya
Berita Terpopuler
| 2026-01-11 23:22
| 2026-01-11 23:16
| 2026-01-11 22:40










































