Tinggi Gelombang Kondusif, BMKG Sebut Penyeberangan dari Pelabuhan Merak Bisa Dilakukan Hari Ini

2026-01-13 16:03:57
Tinggi Gelombang Kondusif, BMKG Sebut Penyeberangan dari Pelabuhan Merak Bisa Dilakukan Hari Ini
- Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memastikan kondisi penyeberangan dari Pelabuhan Merak, Banten menuju Sumatera pada Selasa relatif aman.BMKG memprakirakan tinggi gelombang di perairan tersebut masih berada di bawah ambang batas operasional kapal penyeberangan.Kondisi ini disampaikan menyusul adanya pemantauan Bibit Siklon Tropis 93S di Samudra Hindia.BMKG menegaskan dampak sistem cuaca tersebut tidak signifikan terhadap Selat Sunda karena jaraknya yang cukup jauh.Baca juga: Bibit Siklon 93S di Selatan Banten Diprediksi Menguat, BMKG: Bisa Jadi Siklon Kategori 1Deputi Bidang Meteorologi BMKG, Guswanto, menjelaskan bahwa tinggi gelombang di sekitar Pelabuhan Merak masih berada pada level aman untuk aktivitas penyeberangan.Penjelasan itu disampaikannya dalam dialog Sapa Indonesia Pagi di KompasTV, Selasa , saat menjawab pertanyaan terkait kondisi penyeberangan menuju Sumatera.“Kalau untuk tanggal hari ini, tinggi gelombang masih cukup kondusif ya, masih di bawah 1,25 ya. Artinya masih bisa dilakukan untuk penyeberangan,” tuturnya.Baca juga: Bibit Siklon 93S Berpotensi Tinggi Jadi Siklon Tropis, Wilayah Ini Waspada Cuaca EkstremGuswanto menambahkan, keberadaan Bibit Siklon Tropis 93S tidak memberikan dampak besar terhadap kondisi gelombang di Selat Sunda.Hal ini disebabkan jarak bibit siklon yang cukup jauh dari wilayah penyeberangan.“Karena efek tinggi gelombang dari bibit Siklon Tropis 93S ini tidak banyak berimbas, karena jaraknya cukup jauh, hampir 1000 kilometer lebih,” tambahnya.Dalam kesempatan tersebut, BMKG juga mengingatkan masyarakat untuk memanfaatkan berbagai aplikasi resmi guna memantau kondisi cuaca selama periode Natal dan Tahun Baru.Aplikasi tersebut disiapkan untuk mendukung keselamatan perjalanan darat, laut, dan udara.“Ada digital weather for traffic, ada juga INASiam untuk penerbangan. Kami juga memberikan informasi untuk daerah-daerah yang tinggi gelombang untuk yang berwisata di pantai,” tuturnya.“Kami juga menyiapkan aplikasi yang kita sebut cuaca.bmkg.go.id, akan menunjukkan bagaimana kondisi cuaca berbasis android. Aplikasi Infobmkg juga bisa diinstal sebelum melakukan perjalanan,” tabahnya.Selain layanan digital, BMKG juga mengandalkan peran Unit Pelaksana Teknis (UPT) di daerah untuk menyampaikan informasi cuaca secara langsung kepada masyarakat.Koordinasi lintas instansi juga telah disiapkan untuk menghadapi potensi cuaca ekstrem.“Misalkan seperti Pelabuhan Merak, dan ada yang namanya join SOP. Jadi kalau ada cuaca ekstrem, siapa berbuat apa sudah kami lakukan koordinasinya,” imbuhnya.


(prf/ega)