INDRAMAYU, - Bupati Indramayu Lucky Hakim mengusulkan kepada Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi agar relokasi warga Eretan yang terdampak banjir rob dibangun dalam bentuk rumah susun (rusun).Konsep tersebut dinilai mampu menampung lebih banyak warga di tengah keterbatasan lahan.Usulan itu disampaikan Lucky saat mendampingi Dedi Mulyadi dalam pertemuan bersama warga membahas rencana relokasi sementara warga yang tinggal di bantaran sungai di Kantor Kecamatan Kandanghaur, Indramayu, Kamis .Menanggapi usulan tersebut, Dedi Mulyadi langsung setuju.Ia bahkan menyebut konsep rusun tersebut sebagai "Apartemen Nelayan".Baca juga: Relokasi 207 Warga Eretan Indramayu, Dedi Mulyadi Siapkan Rp 10 Juta Per OrangDedi juga menyanggupi ajakan Lucky Hakim agar pembangunan rusun dilakukan secara patungan antara Pemerintah Provinsi Jawa Barat dan Pemerintah Kabupaten Indramayu, dengan porsi anggaran lebih besar ditanggung Pemprov Jabar."Iya boleh, siapin tanahnya, kita bangun rusun," kata Dedi kepada Lucky Hakim.Pantauan Kompas.com, pernyataan itu disambut tepuk tangan warga.Dedi dan Lucky Hakim pun langsung berjabat tangan./HANDHIKA RAHMAN Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi dan Bupati Indramayu Lucky Hakim saat bersalaman saat membahas konsep apartemen nelayan untuk relokasi warga Eretan yang terdampak banjir rob di Kantor Kecamatan Kandanghaur, Indramayu, Kamis Menurut Dedi, tidak ada persoalan yang terlalu sulit jika pemerintah benar-benar berniat membantu warganya."Beres, enggak ada yang susah. Bapak aing tuh yang enggak beres cuma enggak punya istri. Kalau ngurusin rakyat tuh gampang, yang susah itu cari jodoh, sama kayak bupatinya jomblo," kelakar Dedi di sela diskusi.Dedi menjelaskan, sebanyak 207 warga Desa Eretan Wetan yang membangun rumah di bantaran sungai harus direlokasi karena kawasan tersebut akan dibangun tanggul untuk menahan banjir rob yang kerap meluap dari sungai.Sebagai solusi jangka pendek, Pemprov Jabar telah menyiapkan bantuan Rp 10 juta per orang untuk relokasi sementara, sembari menunggu pembangunan kampung nelayan rampung.Baca juga: Banjir Rob Kembali Rendam Ribuan Rumah di Eretan Indramayu, Aktivitas Warga TergangguPembangunan kampung nelayan Eretan itu dijadwalkan akan dimulai pada Maret 2026."Kemudian sisanya yang seribu orang kita bikin apartemen nelayan," ujar Dedi.
(prf/ega)
Relokasi Warga Eretan Langganan Banjir Rob, Dedi Mulyadi-Lucky Hakim Sepakati "Apartemen Nelayan"
2026-01-12 14:05:50
Berita Lainnya
Berita Terpopuler
| 2026-01-12 13:18
| 2026-01-12 13:09
| 2026-01-12 12:38
| 2026-01-12 12:32
| 2026-01-12 11:45










































