Tak Ingin Kecanduan Pinjol? Ini Cara Mencegahnya Menurut Psikolog

2026-02-03 00:00:3
Tak Ingin Kecanduan Pinjol? Ini Cara Mencegahnya Menurut Psikolog
- Pinjaman online atau pinjol kerap dijadikan solusi cepat ketika kebutuhan finansial datang mendesak.Prosesnya mudah, pencairan cepat, dan nyaris tanpa tatap muka.Namun, di balik kemudahan tersebut, pinjol menyimpan risiko psikologis yang tidak kecil, terutama jika digunakan berulang hingga memicu ketergantungan.Psikolog Meity Arianty, STP., M.Psi menjelaskan, kecanduan pinjol bukan semata persoalan pengelolaan keuangan, tetapi berkaitan erat dengan kondisi emosional dan cara seseorang merespons stres.“Pinjol menawarkan gratifikasi instan. Saat seseorang sedang tertekan secara finansial atau emosional, solusi cepat ini terasa sangat menenangkan, meski risikonya besar di kemudian hari,” ujar Meity saat dihubungi Kompas.com, Rabu .Baca juga: Mengapa Seseorang Bisa Kecanduan Pinjol? Ini Penjelasan PsikologSecara psikologis, pinjol bekerja dengan mekanisme kelegaan sesaat. Ketika dana cair, kecemasan menurun dan muncul rasa lega.Namun, ketenangan ini bersifat sementara. Saat tagihan datang, stres justru kembali dengan intensitas lebih tinggi.“Dalam kondisi tertekan, otak cenderung memilih jalan tercepat untuk mengurangi ketidaknyamanan emosional. Jika pola ini diulang, seseorang bisa belajar bahwa pinjol adalah cara paling mudah untuk meredakan stres,” jelas Meity.Pola inilah yang lama-kelamaan membentuk kebiasaan, bahkan ketergantungan, meski secara rasional individu menyadari dampak negatifnya.Baca juga: Sebelum Putuskan Pinjol, Kenali Tekanan Psikologis yang Sering TerjadiLangkah awal mencegah kecanduan pinjol adalah menyadari pemicu emosional yang mendorong keinginan berutang.Apakah karena kebutuhan mendesak, rasa cemas, tekanan sosial, atau keinginan mempertahankan gaya hidup?“Sering kali pinjol digunakan bukan karena benar-benar butuh, tetapi karena ingin menghindari rasa tidak nyaman, seperti takut dianggap gagal atau tertinggal dari lingkungan,” kata Meity.Dengan mengenali emosi di balik keputusan berutang, seseorang bisa menahan diri dan mencari alternatif yang lebih sehat.Salah satu cara efektif mencegah ketergantungan adalah melatih kemampuan menunda kepuasan atau delayed gratification.Alih-alih langsung mencari pinjol, beri jeda waktu untuk berpikir dan mengevaluasi risiko.


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#3

Namun, mengingat harga merupakan aspek yang sensitif bagi beberapa pasar berkembang, seperti Indonesia maupun India, vendor ponsel kabarnya bakal menggunakan strategi lain, selain kenaikan harga.Menurut bocoran yang dibagikan di blog Naver Korea Selatan, vendor ponsel kemungkinan memangkas RAM HP. Karena itu, beberapa ponsel dengan RAM 16 GB kemungkinan menjadi produk yang cukup langka.Sebaliknya, ponsel dengan RAM 4 GB justru akan lebih mendominasi ketimbang saat ini. Bocoran itu juga menyebutkan bahwa ponsel dengan RAM 12 GB bisa dipangkas hingga 40 persen, hingga menjadi 6 GB atau 8 GB. Sementara model yang biasanya dibekali RAM 8 GB, dipotong hingga 50 persen menjadi 4 GB atau 6 GB.Sayangnya, walaupun konfigurasi RAM beberapa ponsel tahun depan dipangkas, harganya tetap lebih mahal dibanding model sebelumnya, dilansir Gizmochina.Adapun kenaikan harga HP terjadi sebagian besar karena meningkatnya pemintaan memori di berbagai industri termasuk untuk data center kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI), hingga menimbulkan kelangkaan pasokan.Hal tersebut juga diamini oleh Xiaomi, hingga menyatakan bahwa harga produknya tahun depan meningkat.Baca juga: Ini Sebab Harga Memori RAM di Indonesia NaikXiaomi sudah mengumumkan rencana kenaikkan harga smartphone baru mulai tahun depan. Pengumuman ini disampaikan oleh Presiden Xiaomi, Lu Weibing dalam konferensi pers terkait laporan pendapatan perusahaan pada November 2025 lalu.Ia mengataka bahwa keputusan ini diambil karena semakin mahalnya harga chip memori, akibat melonjaknya permintaan untuk server kecerdasan buatan (AI).Tingginya permintaan chip memori untuk server juga membuat perusahaan seperti Samsung, memangkas produksi chip memori termasuk untuk ponsel, dan mengalihkannya ke memori bandwidth tinggi (high bandwidth memory).Xiaomi Redmi Note 15 Pro 5G.

| 2026-02-02 23:50