Anjing Pelacak Dikerahkan, Cari 593 Korban Hilang Akibat Bencana Sumatra

2026-01-12 17:29:32
Anjing Pelacak Dikerahkan, Cari 593 Korban Hilang Akibat Bencana Sumatra
Jakarta Kepala Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Mohammad Syafii mengatakan, pihaknya masih terus melakukan pencarian 593 korban yang hilang pascabencana di Sumatra. Menurut dia, tak hanya anggota TNI dan Polri saja dikerahkan untuk mencari korban hilang."Pencarian (masih dilakukan) karena memang sudah mulai terbuka, kita sudah menggunakan K9 (anjing pelacak) untuk membantu," kata Syafii di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Selasa .AdvertisementDia membeberkan alasannya menggunakan anjing pelacak untuk mencari korban hilang akibat bencana Sumatra tersebut."Tentunya ini mengalami kesulitan tersendiri pada saat lumpur itu ketebalannya tersendiri, kemudian di dalamnya bercampur dengan kayu dan mulai lumpur ini mulai mengering. Sehingga kita membutuhkan salah satunya adalah K9," ungkap Syafii.Di sisi lain, Syafii mengungkapkan alasan perbedaan data korban meninggal antara Basarnas dan BNPB. Di mana berdasarkan BNPB pada pukul 12.55 WIB, yang meninggal sebanyak 659 orang. Sementara Basarnas mencatatkan ada 583 orang."Apa yang dilaksanakan Badan SAR Nasional tentunya menggunakan prosedur yang baku. Kita tidak tahu bahwa terkait dengan laporan yang ada di BNPB, karena BNPB ini sebagai koordinator dari seluruh kekuatan. Bisa dari informasi dari Pemerintah Daerah, ada dari TNI, dari Polri," jelas Syafii.


(prf/ega)