Butuh 300 Dokter, Menkes Minta TNI-Polri Terjunkan Dokter ke Lokasi Pengungsi Sumatera

2026-01-12 14:03:00
Butuh 300 Dokter, Menkes Minta TNI-Polri Terjunkan Dokter ke Lokasi Pengungsi Sumatera
JAKARTA, - Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin meminta bantuan TNI Polri untuk menerjunkan tim kedokteran mereka ke lokasi pengungsian warga terdampak banjir dan tanah longsor di Sumatera.Ia menjelaskan, akibat bencana di tiga provinsi, yakni Aceh, Sumatera Utara dan Sumatera Barat, tenaga medis khususnya dokter, juga ikut terdampak. Padahal, banyak penyakit yang perlu diantisipasi di lokasi pengungsian."Kita kekurangan dokter, karena dokter di sana juga jadi korban juga," kata Budi saat rapat koordinasi dengan Presiden Prabowo Subianto di Lanud Sultan Iskandar Muda, Aceh, Minggu , dilihat dari tayangan YouTube Sekretariat Presiden.Baca juga: Pramono: Kami Kirim Bantuan ke Sumatera Tanpa Harus Tampil di Permukaan"Jadi saya minta tolong juga Pak Menhan, kalau boleh, saya butuh 300 dokter untuk tiga bulan ke depan untuk ngisi saja (kekurangan dokter)," imbuhnya.Ia beralasan, memobilisasi dokter dari TNI-Polri jauh lebih mudah, dibandingkan dokter pada umumnya."Kalau boleh saya pinjam dulu tiga bulan. Nanti uangnya kita carikan dari saya, supaya bisa didrop di puskesmas daerah terpencil," ujarnya.Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin sebelumnya meminta Kemenkes untuk memenuhi kebutuhan tenaga medis, khususnya dokter di lokasi pengungsian. Pasalnya, ada sejumlah penyakit yang diantisipasi pemerintah, seperti penyakit kulit, infeksi saluran pernapasan, hingga diare.Baca juga: Hangatnya Sepiring Makan Gratis untuk Mahasiswa Perantau dari Sumatera...Kemenhan juga akan menyediakan empat helikopter yang khusus menangani kondisi kesehatan masyarakat. Keempat helikopter itu akan disebar di tiga provinsi. Mereka akan dikeluarkan dari tugas-tugas pengangkutan logistik pengungsi.Sementara itu, Presiden Prabowo Subianto menginstruksikan agar Kemenkes turut menerjunkan dokter magang (internship) ke lokasi bencana, guna memenuhi kekurangan tenaga medis.


(prf/ega)