Gibran Cek Pembangunan Gereja Basilika Pertama di IKN: Kapasitas 1.600, Selesai Tahun 2026

2026-01-15 12:33:35
Gibran Cek Pembangunan Gereja Basilika Pertama di IKN: Kapasitas 1.600, Selesai Tahun 2026
JAKARTA, - Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming Raka meninjau pembangunan Gereja Basilika Santo Fransiskus Xaverius di Ibu Kota Nusantara (IKN) di Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, Selasa .Gereja itu ditargetkan rampung pada pertengahan tahun 2026."Gereja dengan kapasitas sekitar 1.600 umat ini direncanakan selesai pada pertengahan tahun 2026," kata Gibran dalam keterangannya saat meninjau gereja, Selasa.Ia menyampaikan, gereja yang dibangun di kawasan Plaza Kerukunan ini merupakan gereja basilika pertama di Indonesia.Baca juga: Momen Gibran Berbaur dan Menyapa Warga yang Liburan Akhir Tahun di IKN"Plaza Kerukunan merupakan kawasan ruang terbuka publik yang menjadi wujud nyata komitmen negara dalam merawat keberagaman, toleransi, dan persaudaraan antarumat beragama," ucap dia.Sebagai informasi, dikutip dari keterangan pers Sekretariat Wakil Presiden, kunjungan Gibran ke IKN akan berlangsung dua hari hingga Rabu .Di hari pertama, Gibran akan meninjau sejumlah titik strategis, antara lain Masjid Negara IKN, Plaza Kerukunan, proyek pembangunan Gereja Basilika IKN, serta kawasan pembangunan Istana Wakil Presiden RI.Pada hari kedua, Rabu , Gibran dijadwalkan melanjutkan peninjauan ke Kawasan Pendidikan IKN, Proyek Pembangunan Gedung Legislatif/Yudikatif IKN, serta Pasar Sepaku (Pasar Rebo Sukaraja) di Kecamatan Sepaku, Kabupaten Penajam Paser Utara.Baca juga: Lahan Jagung yang Diresmikan Wapres Gibran Terbengkalai, Polresta Tangerang Lakukan EvaluasiIa didampingi oleh istrinya, Selvi Ananda.Selain Selvi, turut hadir dalam kunjungan kerja ke IKN Wakil Menteri Pekerjaan Umum Diana Kusumastuti, Plt. Sekretaris Wakil Presiden Al Muktabar, serta Staf Khusus Wapres Achmad Adhitya.


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#3

“Fitur ini dapat memberi kendali kepada pengguna untuk menetapkan batas waktu menonton Shorts. Intervensi kecil seperti ini penting untuk membantu anak dan remaja belajar mengatur diri, jelas Graham.Pantauan KompasTekno, area Mental Health Shelf dan fitur pembatasan Shorts memang sudah bisa dijajal di Indonesia.Seperti disebutkan di atas, rak Mental Health Shelf yang dilabeli From health sources akan muncul ketika pengguna memasukkan kata kunci yang berkaitan dengan penyakit mental.Baca juga: MTV Tutup Lima Channel Musik Akhir 2025, Tergeser YouTube dan Medsos?Sementara fitur pembatasan YouTube Shorts bisa diakses melalui menu pengaturan, tepatnya Settings > Time management > dan Shorts feed limit./Bill Clinten Fitur pembatasan waktu menonton Shorts yang baru dirilis YouTube di Indonesia.Country Head YouTube Indonesia, Suwandi Widjaja mengatakan kedua fitur ini merupakan komitmen YouTube untuk membantu remaja Indonesia membangun kebiasaan digital yang lebih sehat serta mengakses informasi yang lebih bertanggung jawab.Di Indonesia, Suwandi menyebut kesehatan mental remaja akan menjadi salah satu fokus dan perhatian YouTube di Indonesia.“Kami sangat serius dengan komitmen kami soal kesehatan mental, dan ini akan menjadi topik yang akan terus menjadi fokus YouTube ke depannya,” kata Suwandi./Bill Clinten Country Head YouTube Indonesia, Suwandi Widjaja dalam acara Beranda Jiwa di kantor Google Indonesia di kawasan SCBD, Jakarta Selatan, Kamis .Meski jadi fokus YouTube di masa depan, Suwandi menambahkan bahwa dukungan kreator dan pakar menjadi elemen penting agar komitmen ini juga bisa dijalankan dengan baik.Baca juga: YouTube Sulap Video Burik Lawas Jadi Bening dengan AI“Kami membutuhkan bantuan dan kerja sama untuk melanjutkan komitmen kami dan program terkait kesehatan mental di masa depan, sekaligus memperluas jangkauannya,” pungkas Suwandi.

| 2026-01-15 12:36