BMKG: Prakiraan Cuaca Malam Tahun Baru, Waspada Efek Siklon Tropis Hayley

2026-01-12 06:23:53
BMKG: Prakiraan Cuaca Malam Tahun Baru, Waspada Efek Siklon Tropis Hayley
- Perayaan malam pergantian tahun selalu menjadi momen yang ditunggu-tunggu. Namun, bagi Anda yang telah merencanakan aktivitas di luar ruangan pada malam tahun baru, Rabu , ada baiknya untuk mempersiapkan payung atau jas hujan.Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan kondisi cuaca di sebagian besar wilayah Indonesia pada malam pergantian tahun akan didominasi oleh hujan dengan intensitas beragam, mulai dari ringan hingga lebat.Kondisi ini dipicu oleh dinamika atmosfer yang cukup aktif di wilayah Indonesia.Fenomena ini tidak hanya berdampak pada wilayah yang biasa diguyur hujan, tetapi juga destinasi wisata favorit yang kerap menjadi pusat perayaan tahun baru.Baca juga: BMKG Prediksi Cuaca Ekstrem Selama Libur Nataru 2025/2026, Waspadai Wilayah IniBerdasarkan peta potensi hujan yang dirilis BMKG, masyarakat di sejumlah provinsi diminta untuk meningkatkan kewaspadaan. Dalam prakiraan cuaca yang diriis BMKG, beberapa wilayah memiliki potensi hujan pada 31 Desember 2025.Baca juga: BMKG Prediksi Cuaca Ekstrem Selama Libur Nataru 2025/2026, Waspadai Wilayah IniMeski dalam prospek cuaca mingguan BMKG, beberapa wilayah diperkirakan hanya mengalami hujan intensitas ringan, tapi tetap perlu waspada karena munculnya siklon tropis Hayley dan bibit siklon 90S di dekat Indonesia."Siklon tropis HAYLEY berkembang dari bibit siklon tropis 96S yang tumbuh sejak 25 Desember 2025 pukul 01.00 WIB di Samudra Hindia selatan Nusa Tenggara Barat dan mencapai intensitas siklon tropis pada 29 Desember 2025 pukul 01.00 WIB," tulis keterangan BMKG.Baca juga: Prospek Cuaca 23–29 Desember 2025, Ini Wilayah Rawan Hujan Lebat dan Angin KencangKeberadaan sistem siklon ini memberikan dampak tidak langsung berupa pembentukan daerah pertemuan angin (konvergensi) yang memanjang.Hal ini mengakibatkan peningkatan potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat disertai angin kencang, khususnya di wilayah Bali dan Nusa Tenggara.Sedangkan bibit siklon 90S mulai terbentuk pada 29 Desember 2025 pukul 01.00 WIB di wilayah Samudera Hindia barat daya Lampung.Kedua fenomena ini memicu sejumlah cuaca ekstrem dan gelombang tinggi di beberapa wilayah.Cuaca ekstrem:Baca juga: Indonesia Dilanda 3 Siklon, Ini Prakiraan Cuaca BMKG Sepekan ke DepanGelombang tinggi:Cuaca ekstrem:Gelombang tinggi:Baca juga: 2 Bibit Siklon Mendekat, BMKG Rilis Daftar Wilayah Waspada Cuaca Ekstrem pada 12–18 Desember 2025Angin kencang:Informasi cuaca yang disampaikan ini bersifat prakiraan dan bisa berubah sesuai dengan dinamika atmosfer yang terus berkembang.Untuk kondisi terkini, BMKG menyediakan update reguler melalui laman resmi dan layanan cuaca digital mereka.


(prf/ega)