Pemkot Solo Minta Maaf, Warung Bakso Remaja Gading Didampingi Urus Sertifikat Halal

2026-01-12 04:27:06
Pemkot Solo Minta Maaf, Warung Bakso Remaja Gading Didampingi Urus Sertifikat Halal
SOLO, – Pemerintah Kota Solo mengakui adanya salah tata kelola atas viralnya Warung Bakso Remaja Gading yang sempat disebut mengandung bahan non-halal.Padahal, hasil laboratorium menunjukkan bahwa hal tersebut keliru.Dinas terkait menyiapkan pendampingan agar warung yang sudah beroperasi sejak 1990 ini mendapatkan sertifikat halal.Sebelumnya, perkara mencuat setelah warung yang terletak di Jalan Veteran, Kelurahan Joyosuran, Kecamatan Pasar Kliwon, Solo, Jawa Tengah ini disidak oleh tim pangan Pemkot Solo pada Selasa .Saat dihampiri petugas gabungan, pemilik warung menyebut bahwa ada bahan non-halal yang digunakan di bakso. Setelah itu, warung pun ditutup sementara sambil menunggu hasil lab keluar.Baca juga: Heboh Isu Warung Bakso Remaja Gading, Wali Kota Solo Akui Salah Tata KelolaSementara itu, dokumen berita acara monitoring yang belum memiliki nomor register resmi, tersebar di media sosial. Sehingga menimbulkan kesalahpahaman di masyarakat.Kini, hasil lab sudah menyatakan bahwa bakso di warung tersebut tidak mengandung bahan-bahan non-halal.Wali Kota Solo, Respati Ardi meminta maaf usai mencuatnya isu Bakso Remaja Gading mengandung bahan non-halal.Ia mengakui ada kesalahan tata kelola yang membuat isu tersebut viral sebelum hasil uji laboratorium keluar.“Bukan kesalahpahaman, cuma tata kelola. Saya mewakili Pemkot Solo, saya memohon maaf apabila dalam dokumen-dokumen belum ada nomor register bisa keluar juga kami sesalkan,” kata Respati di Solo, Jawa Tengah, Selasa .Baca juga: Tegaskan Bakso Remaja Gading Halal, Wali Kota Solo Minta Maaf“Ini menjadi introspeksi bagi kami di Pemkot untuk melayani pelaku usaha dan masyarakat,” ujarnya.Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (Dispangtan) Solo, Wahyu Kristina mengatakan, warung bakso Remaja Gading boleh beroperasi kembali."Hasilnya (hasil lab) negatif. Setelah ini (warung bakso Remaja Gading) boleh buka kembali," katanya saat dihubungi wartawan, Selasa .Pemkot Solo akan memberikan pendampingan kepada warung tersebut untuk mengurus legalitas dan sertifikasi halal.Baca juga: Dari Salah Paham hingga Dinyatakan Halal, Ini Kronologi Lengkap Polemik Bakso Remaja Gading SoloProsesnya langsung dikerjakan setelah hasil laboratorium keluar. “Ini langsung dikerjakan. Dari tim langsung pendampingan secepatnya,” ujarnya.Pemilik Warung Bakso Remaja Gading, Thirthania Laura Damayanthie mengatakan, warung bakso milik keluarganya itu sudah beroperasi sejak 1990 dan menggunakan bahan-bahan olahan halal.Ia menjelaskan, sempat terjadi kesalahpahaman karena ayahnya keliru menjawab pertanyaan petugas monitoring saat diwawancarai.Baca juga: Ngidam Bakso, Delapan Warga Malaysia Masuk Sebatik Lewat Jalur Ilegal“Sebenarnya bakso kita itu halal. Tapi waktu Bapak saya diwawancarai (petugas), beliau bingung antara halal dan non-halal, jadi salah jawab. Padahal semua bahannya halal, tidak ada yang pakai babi atau bahan sejenis itu,” jelasnya.(Penulis: Kontributor Solo, Labib Zamani)


(prf/ega)