Pedagang Pasar Asemka Sepi Pembeli, Kini Bertahan Lewat Jualan Online

2026-01-16 05:56:11
Pedagang Pasar Asemka Sepi Pembeli, Kini Bertahan Lewat Jualan Online
JAKARTA, - Hiruk-pikuk suasana tawar-menawar yang biasanya menggema di lorong-lorong Pasar Asemka, Tamansari, Jakarta Barat, kini tak lagi terdengar.Menjelang pergantian tahun 2025, salah satu pusat grosir mainan, aksesori, dan suvenir yang legendaris ini justru terlihat sepi dan lesu.Pantauan Kompas.com di lokasi, kios-kios penjual aksesori maupun suvenir terlihat sepi pengunjung.Para pedagang terlihat bersandar di dalam kios sambil memainkan ponselnya, menunggu ada pelanggan yang datang untuk menawar dagangannya.Baca juga: Nasib Pedagang Pasar Loak Menteng, Pendapatan Turun dan Ditinggal PembeliSetiap ada orang yang melintas di lorong, wajah mereka terangkat dan sontak mengganti ekspresinya untuk menyapa dan menjajakan barang dagangannya.Pada beberapa kios, terlihat tumpukan kardus berdampingan dengan barang yang ditampilkan di etalase./Ridho Danu Prasetyo Pedagang mainan anak di Pasar Asemka, Tamansari, Jakarta Barat, Selasa Sementara, di kios lain, para pedagang sibuk melakukan pengemasan untuk dikirim ke kurir daring, meski mereka tak terlihat melayani satu pun pembeli di lapaknya.Para pedagang mengakui adanya penurunan drastis jumlah pengunjung yang datang berbelanja ke Pasar Asemka.Situasi ini memaksa mereka memutar otak, salah satunya dengan menggantungkan nasib pada penjualan daring (online) dan mengikuti tren viral media sosial agar tetap bisa mendapat pemasukan.Aida (33), seorang pedagang tas yang meneruskan usaha orangtuanya, merasakan betul perbedaan atmosfer perdagangan saat ini dibandingkan masa lalu."Ngerasain banget sepi banget. Terutama kayaknya ya dua tahun inilah, dua tahun ini Asemka kayak ya bedalah gitu dari yang sebelum-sebelumnya," ujar Aida saat ditemui Kompas.com di lokasi, Selasa .Baca juga: Setengah Abad Berdagang, Fauzy Tetap Bertahan di Pasar Loak Jalan Surabaya yang SepiMenurut Aida, jika dibandingkan dengan masa saat ibunya yang berjualan, kondisi saat ini sangat jauh berbeda.Pengunjung yang datang langsung ke toko fisiknya kini bisa dihitung jari."Kalau dalam sehari yang beli ke toko langsung tuh ya paling 10 kali ya paling banyak gitu. Bahkan kadang enggak nyampe 10 lah, keitung jari. Sisanya ya dari online," ungkap Aida.Sadar bahwa mengandalkan pengunjung pasar tak lagi menjanjikan, Aida mau tidak mau harus beradaptasi dengan teknologi.


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#5

Perubahan Anggaran Dasar dilakukan sebagai bentuk penyesuaian terhadap ketentuan Undang-Undang Nomor 16 Tahun 2025 tentang Perubahan Keempat atas Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2003 tentang Badan Usaha Milik Negara (UU BUMN). Salah satu implikasi penting dari penyesuaian tersebut adalah perubahan nama perseroan, dari PT Perusahaan Gas Negara Tbk menjadi PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk.Sementara itu, pelimpahan kewenangan persetujuan RKAP 2026 dan RJPP 2026-2030 kepada Dewan Komisaris dijalankan dengan tetap mengedepankan mitigasi risiko serta prinsip tata kelola perusahaan yang baik atau Good Corporate Governance (GCG).Corporate Secretary PGN, Fajriyah Usman, mengatakan seluruh keputusan RUPSLB merupakan bagian dari konsolidasi tata kelola perseroan agar semakin adaptif terhadap regulasi dan tantangan bisnis ke depan.Baca juga: Dana Rp 2,5 Miliar Digelontorkan, PGN Percepat Bantuan Banjir Aceh–Sumut“Penyesuaian yang disetujui pemegang saham bertujuan memastikan keselarasan anggaran dasar Perseroan dengan ketentuan regulasi yang berlaku, sekaligus memperkuat kejelasan peran, mekanisme pengambilan keputusan, dan akuntabilitas pengelolaan perusahaan secara berkelanjutan,” ujar Fajriyah.PGN menilai, langkah strategis yang diputuskan dalam RUPSLB ini mencerminkan komitmen kuat perusahaan dalam menjaga kepastian regulasi, memperkokoh struktur tata kelola, serta memastikan keberlanjutan kinerja jangka panjang. Upaya tersebut sejalan dengan mandat PGN sebagai subholding gas di bawah PT Pertamina (Persero), khususnya dalam mendukung ketahanan dan transisi energi nasional.

| 2026-01-16 03:37