Duet Maut Turkiye-Mesir, Luncurkan Robot Perang Aqrab dan Drone Hamza-1

2026-01-11 03:39:53
Duet Maut Turkiye-Mesir, Luncurkan Robot Perang Aqrab dan Drone Hamza-1
KAIRO, - Turkiye dan Mesir meluncurkan senjata nirawak atau drone terbarunya, Aqrab dan Hamza-1, di Pameran Pertahanan Mesir EDEX 2025.Dua teknologi tersebut merupakan kolaborasi antara raksasa pertahanan Turkiye, Havelsan, dan Organisasi Arab untuk Industrialisasi (AOI).Platform tersebut sedianya diproduksi secara lokal di Mesir, sebagaimana dilansir Anadolu Agency, Sabtu .Baca juga: Perancis Siaga Tempur, Drone Misterius Terbang di Pangkalan Kapal Selam NuklirPresiden Mesir Abdel Fattah Al-Sisi juga mengunjungi dan menerima informasi tentang kendaraan tersebut selama kunjungannya ke pameran.Hamza-1 merupakan sebuah kendaraan udara nirawak yang mampu lepas landas dan mendarat vertikal.Teknologi tersebut menarik perhatian sebagai salah satu inovasi unggulan di pameran tersebut.Sedangkan Aqrab merupakan kendaraan darat nirawak. Alat ini dikembangkan sebagai platform 6x6 yang mampu membawa sistem senjata kendali jarak jauh.Baca juga: Drone Tempur Pertama Turkiye Sukses Tembakkan Rudal BVR#EDEX2025The “Hamza-1” drone, designed for surveillance reconnaissance and artillery target identification, is produced locally in cooperation with the #Turkish company Havelsan. pic.twitter.com/1ThWvMmAdHWakil presiden pengembangan bisnis internasional dan pemasaran Havelsan Sevket Unal mengatakan kepada Anadolu Agency bahwa Aqrab dirancang untuk menyesuaikan dengan kondisi gurun di Mesir."Pada periode yang sama, platform Hamza-1 juga dikembangkan, sejalan dengan pekerjaan yang dilakukan di bidang sistem otonom," kata Unal.Dia menyatakan bahwa setelah pameran, demonstrasi lapangan akan ditunjukkan kepada pengguna akhir untuk mengumpulkan umpan balik.Baca juga: Drone Israel Bunuh 2 Bocah Cilik Palestina yang Lagi Cari Kayu BakarBerdasarkan masukan tersebut, kendaraan akan dikembangkan lebih lanjut dan siap digunakan."Kami memandang Mesir sebagai pintu gerbang ke Afrika," papar Unal."Kami mengantisipasi bahwa produk-produk yang dikembangkan di sini juga akan ditawarkan ke negara-negara di kawasan ini," lanjutnya.Ia menambahkan bahwa selama pameran, mereka mengadakan pertemuan dengan peserta dari Mesir, berbagai negara Afrika, dan kawasan Teluk mengenai kapabilitas Havelsan di bidang sistem udara, darat, laut, dan simulasi.Baca juga: Ladang Gas Emirat di Irak Diserang Drone, Jaringan Listrik Kurdistan Kolaps


(prf/ega)