5 Cara Membangun Kekayaan yang Jarang Diajarkan di Sekolah

2026-01-12 06:11:52
5 Cara Membangun Kekayaan yang Jarang Diajarkan di Sekolah
- Pendidikan formal biasanya mempersiapkan seseorang menjadi karyawan, bukan membangun kekayaan. Anda mungkin belajar matematika, sejarah, dan pengelolaan keuangan dasar, tapi strategi penting untuk membangun kekayaan jarang diajarkan.Kebanyakan kelas menengah mengikuti pola kerja, menabung, dan berharap investasi pensiun cukup. Sementara orang yang benar-benar mandiri secara finansial menjalankan cara berbeda.Dikutip dari New Trader U, Senin , berikut lima strategi membangun kekayaan yang jarang dipelajari di sekolah, tapi bisa mengubah keuangan Anda secara signifikan.Baca juga: 5 Skill yang Wajib Dimiliki untuk Membangun KekayaanSebelumnya mungkin Anda diajarkan bahwa membeli rumah adalah investasi karena membangun ekuitas. Namun, rumah utama justru mengeluarkan uang setiap bulan lewat cicilan, pajak, asuransi, dan perawatan.Orang kaya membeli aset yang menghasilkan pendapatan bulanan. Contohnya properti sewa dengan arus kas positif, saham dividen, bisnis pribadi yang membagi laba, dan aset digital seperti situs konten.Fokusnya bukan soal nilai aset di masa depan, tapi seberapa banyak penghasilan yang dihasilkan sekarang.Sebuah aturan praktis, aset yang Anda miliki harus menghasilkan dua sampai tiga kali biaya pemeliharaan. Jika tidak, artinya Anda hanya memindahkan uang dari satu kantong ke kantong lain dengan nama investasi.Baca juga: Cara Orang Kaya Membangun Kekayaan: Hindari 5 Kebiasaan IniSekolah mungkin mengajarkan menabung, tapi jarang menjelaskan kekuatan bunga majemuk yang terus berjalan tanpa gangguan. Kunci kekayaan bukan seberapa banyak menabung, tapi berapa lama uang dibiarkan bertumbuh.Setiap penarikan akan mengulang hitungan bunga dan mengurangi hasil. Otomatiskan investasi ke reksa dana indeks, akun pensiun, atau program reinvestasi dividen. Contoh, satu dollar yang diinvestasikan di usia 25 tahun dalam indeks pasar bisa tumbuh menjadi 21 dollar pada usia 65 tahun. Namun, dollar yang diinvestasikan pada usia 45 tahun hanya tumbuh 4 dollar.Lama waktu menabung sangat menentukan kekayaan. Mengambil uang untuk kebutuhan konsumtif adalah penyebab terbesar kekayaan tidak bertambah.Baca juga: Tips Membangun Kekayaan ala Warren Buffett, Lakukan 6 Hal IniBanyak orang mengira entrepreneur hanya startup teknologi. Padahal, orang kaya memilih bisnis sederhana yang menghasilkan arus kas stabil, seperti laundry, servis AC, vending machine, cuci mobil, penyimpanan, dan layanan kebersihan kolam.Bisnis yang dikelola dengan baik bisa memberi keuntungan 10-30 persen per tahun. Modal kembali dalam 3-7 tahun, setelah itu bisnis jadi aset penghasil uang dengan keterlibatan minimal.Strateginya bukan hanya punya satu bisnis, tapi memiliki banyak bisnis sederhana yang memberi pendapatan pasif.Nasihat keuangan biasa menyarankan menabung 10-20 persen pendapatan dan investasi. Cara ini efektif tapi lambat. Orang kaya mempercepat dengan memanfaatkan modal dan waktu orang lain.


(prf/ega)