Warga Ciputat Khawatir Seng Papan Reklame yang Rusak Jatuh Timpa Pengendara

2026-02-05 12:58:26
Warga Ciputat Khawatir Seng Papan Reklame yang Rusak Jatuh Timpa Pengendara
TANGERANG SELATAN, - Warga mengaku khawatir seng papan reklame di Jalan WR Supratman Ciputat, Tangerang Selatan, jatuh dan mengenai pengendara yang melintas.Pasalnya, kondisi seng pada papan reklame tersebut telah rusak dan tak pernah diperbaiki selama sekitar satu tahun terakhir.Terlebih bentuk seng yang digunakan dinilai berbahaya jika terjatuh dan mengenai pengendara yang lewat.Baca juga: Warga Sebut Papan Reklame di Ciputat Sudah Setahun Dibiarkan Rusak"Kalau keadaan lalinnya ramai itu bahaya sih, soalnya kondisi sengnya itu agak tebal ya jadi kalau misalkan sampai jatuh itu dan mengenai mobil, itu bisa hancur mobilnya, penyoklah," ujar pengemudi ojek pangkalan, Sudarman (66) saat ditemui di lokasi, Senin .Menurut Sudarman, kerusakan pada seng-seng papan reklame terjadi akibat lasnya yang berkarat dan mengelupas.Kondisi itu sudah berlangsung sekitar satu tahun terakhir tanpa ada perbaikan dari pihak pengelola papan reklame tersebut.Kekhawatiran juga dirasakan oleh warga lainnya, Dana (46). Ia yang berkerja sebagai juru parkir takut seng yang rusak itu jatuh mengenai warga, terutama saat hujan disertai angin kencang."Kalau dipasang spanduk kaya itu jadi agak sedikit aman. Tapi kalau spanduknya sudah dicopot, itu jadi bahaya lagi. Apalagi kalau posisi hujan gede dan ada angin, itu ngeri juga," kata Dana.Oleh sebab itu, ia berharap pihak penanggung jawab segera melakukan perbaikan permanen atau bahkan membongkar papan reklame tersebut demi keselamatan pengguna jalan.“Saya pribadi sih mending diperbaiki beneran, atau kalau buat kebaikan ya dirobohin aja. Soalnya kalau angin gede itu goyang,” ucap Dana.Baca juga: Seng Papan Reklame di Ciputat Rusak dan Nyaris Copot, Kini Hanya Ditutupi SpandukKerusakan papan reklame ini sempat menjadi sorotan di media sosial karena membuat warga setempat resah.Namun, saat Kompas.com mendatangi lokasi papan reklame itu berada, Senin, kondisinya sudah sedikit membaik.Seng-seng yang hampir copot ditutupi dengan spanduk putih berukuran sekitar 5 meter x 2 meter.


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#1

Perubahan Anggaran Dasar dilakukan sebagai bentuk penyesuaian terhadap ketentuan Undang-Undang Nomor 16 Tahun 2025 tentang Perubahan Keempat atas Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2003 tentang Badan Usaha Milik Negara (UU BUMN). Salah satu implikasi penting dari penyesuaian tersebut adalah perubahan nama perseroan, dari PT Perusahaan Gas Negara Tbk menjadi PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk.Sementara itu, pelimpahan kewenangan persetujuan RKAP 2026 dan RJPP 2026-2030 kepada Dewan Komisaris dijalankan dengan tetap mengedepankan mitigasi risiko serta prinsip tata kelola perusahaan yang baik atau Good Corporate Governance (GCG).Corporate Secretary PGN, Fajriyah Usman, mengatakan seluruh keputusan RUPSLB merupakan bagian dari konsolidasi tata kelola perseroan agar semakin adaptif terhadap regulasi dan tantangan bisnis ke depan.Baca juga: Dana Rp 2,5 Miliar Digelontorkan, PGN Percepat Bantuan Banjir Aceh–Sumut“Penyesuaian yang disetujui pemegang saham bertujuan memastikan keselarasan anggaran dasar Perseroan dengan ketentuan regulasi yang berlaku, sekaligus memperkuat kejelasan peran, mekanisme pengambilan keputusan, dan akuntabilitas pengelolaan perusahaan secara berkelanjutan,” ujar Fajriyah.PGN menilai, langkah strategis yang diputuskan dalam RUPSLB ini mencerminkan komitmen kuat perusahaan dalam menjaga kepastian regulasi, memperkokoh struktur tata kelola, serta memastikan keberlanjutan kinerja jangka panjang. Upaya tersebut sejalan dengan mandat PGN sebagai subholding gas di bawah PT Pertamina (Persero), khususnya dalam mendukung ketahanan dan transisi energi nasional.

| 2026-02-05 13:05