Terungkap Motif Pembunuhan Sopir Taksi Online di Banten: Kuasai Harta Korban

2026-01-12 05:05:58
Terungkap Motif Pembunuhan Sopir Taksi Online di Banten: Kuasai Harta Korban
SERANG, - Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Banten, Kombes Pol Dian Setyawan mengungkapkan, motif pembunuhan sopir taksi online, Muhammad Subekhan (23), oleh An (29) adalah untuk menguasai barang berharga milik korban.Barang berharga tersebut terdiri dari satu unit mobil Toyota Calya berwarna abu-abu dengan nomor polisi A-1498-VKA dan ponsel milik korban."Tujuannya untuk menguasai harta milik sopir taksi online baik mobil maupun handphone-nya," kata Dian saat konferensi pers di Mapolda Banten, Selasa .Setelah membunuh korban, pelaku menguasai mobil tersebut dan menggunakannya untuk berkeliling di wilayah Banten sekaligus melarikan diri dari kejaran polisi."Pelaku mengganti pelat nomor polisi, lalu selama pelarian, pelaku ini berputar-putar ke Pandeglang, Cilegon, dan Serang," ujar Dian.Baca juga: Diduga Korban Pembunuhan, Sopir Taksi Online Tewas dengan Luka Jerat pada Leher di Bawah Jembatan CimakeDian menjelaskan, An yang merupakan warga Curug, Kota Serang, Banten, awalnya membutuhkan kendaraan operasional untuk sehari-hari.Ia kemudian merencanakan pencurian mobil dengan memesan taksi online.An menggunakan akun palsu dengan nama Dede untuk memesan taksi online dari Citra Raya Tangerang menuju kampus UIN Banten di Kota Serang pada Jumat pukul 00.30 WIB."Pelaku memesan taksi online (GoCar) menggunakan akun palsu dengan nama Dede untuk diantar menuju Serang, tepatnya di depan kampus UIN Serang," kata Dian.Setelah sampai di lokasi tujuan, pelaku mengambil kawat yang telah dililit dengan lakban dan mempersiapkan sebelumnya.Kawat tersebut digunakan pelaku untuk membuat korban tewas. Pelaku lalu mengemudikan mobil untuk mencari tempat sepi guna membuang jasad korban.Akhirnya, An menemukan lokasi yang cocok untuk membuang jasad di Jembatan Cimake, Pabuaran, Serang."Pelaku berhenti dan turun dari mobil, setelah itu pelaku An membuang korban, lalu kabur dan membawa mobil beserta barang-barang milik korban,” tutup Dian.


(prf/ega)