Pemkot Depok Beri Pendampingan Psikologi ke Istri Korban KDRT Viral Dianiaya Suami Pakai HP

2026-01-12 05:26:49
Pemkot Depok Beri Pendampingan Psikologi ke Istri Korban KDRT Viral Dianiaya Suami Pakai HP
Jakarta - Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kota Depok merespons viral tindakan kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) yang dialami wanita berinisial AA. Diketahui, KDRT dilakukan tersangka berinisial RA kepada korban yang merupakan istrinya berinisial AA pada Selasa .Kepala DP3AP2KB Kota Depok, Nessi Annisa Handari mengakui telah mengetahui adanya tindakan KDRT yang dilakukan suami kepada istrinya. DP3AP2KB Kota Depok telah berkoordinasi dengan Polres Metro Depok dalam upaya penanganan.“Kami sudah berkoordinasi dengan unit PPA Polres Metro Depok,” ujar Nessi saat dihubungi Minggu .AdvertisementNessi menjelaskan, koordinasi yang dilakukan dengan Polres Metro Depok untuk mengetahui informasi lebih dalam pada kasus KDRT. Nantinya, DP3AP2KB Kota Depok akan berkoordinasi dengan keluarga korban untuk memberikan pendampingan.“Kami akan menghubungi keluarga korban, nantinya DP3AP2KB Kota Depok akan memberikan pendampingan kepada korban,” jelas Nessi.DP3AP2KB Kota Depok akan segera menyusun sejumlah langkah dalam membantu pendampingan korban. Adapun salah satu langkah yang dilakukan yakni memberikan pendampingan psikologis kepada korban KDRT.“Nantinya kami akan bantu pendampingan psikologi kepada korban,” terang Nessi.DP3AP2KB Kota Depok akan berusaha melakukan penanganan setiap terjadi kasus KDRT maupun kepada anak. DP3AP2KB Kota Depok akan memberikan pendampingan sesuai sehingga korban tidak mengalami trauma di kemudian hari.“Kami selalu berupaya memberikan pendampingan kepada korban KDRT maupun kekerasan kepada anak,” ucap Nessi.Tidak hanya itu, lanjut Nessi, DP3AP2KB Kota Depok turut memberikan penyuluhan dan pembinaan kepada masyarakat, untuk mencegah tindakan KDRT maupun kekerasan kepada anak. Pemerintah Kota Depok ingin menekan terjadinya kekerasan baik kepada perempuan maupun kepada anak.“Kami selalu berusaha mencegah adanya kekerasan, peran serta masyarakat dalam melakukan pencegahan sangat diperlukan,” tutur Nessi.


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#4

Selain kecepatan internet mobile, DataReportal x Ookla ini juga mengungkap kecepatan internet kabel (fixed broadband) di Indonesia.Adapun median download speed internet kabel di Indonesia kini tercatat di 39,88 Mbps, naik 24,4 persen dari tahun lalu.Sementara median upload kini tercatat di angka 26,61 Mbps (naik 37,4 persen) dan latensi di angka 7 ms (turun 12,5 persen).Perlu dicatat, laporan ini menggunakan pengukuran median. Ini merujuk pada kecepatan rata-rata tengah ketika pengguna mengunduh data dari internet ke perangkat.Berbeda dengan rata-rata biasa (mean) yang bisa dipengaruhi oleh hasil pengukuran ekstrem, median menunjukkan angka tengah dari seluruh tes kecepatan.Artinya, setengah pengguna di Indonesia mendapatkan kecepatan unduh di bawah 45,01 Mbps, dan setengahnya lagi di atas angka tersebut, ketika menggunakan data seluler. Dengan cara ini, data dianggap lebih merepresentasikan pengalaman nyata pengguna sehari-hari.speedtest Dalam kategori internet seluler, Bekasi menempati posisi ke -118 (dari 148 kota) secara global, sekaligus menjadi yang tertinggi di Indonesia dengan kecepatan unduh (download speed) median 54,59 MbpsDalam laporan Ookla yang dipublikasi secara terpisah, Bekasi dan Jakarta Selatan (Jaksel) tercatat sebagai kota dengan internet tercepat di Indonesia, kecepatannya tembus di atas 50 Mbps untuk data seluler.Baca juga: Kecepatan Internet Indonesia Meningkat 10 Kali Lipat sejak 2014Laporan Speedtest merinci, dalam kategori internet seluler, Bekasi punya nilai tengah download speed 54,59 Mbps. Sementara Jaksel dengan 52,29 Mbps.Selain itu, Speedtest juga mengukur angka tengah kecepatan unggah (upload speed) dan latensi.Menurut laporan Speedtest, Bekasi punya kecepatan unggah 21,05 Mbps dan latensi 18 ms. Sementara, Jaksel punya kecepatan unggah 17,84 Mbps dan latensi 20 ms.Capaian ini menjadikan keduanya sebagai representasi kota dengan internet tercepat di Indonesia, meski secara global posisinya masih di papan bawah.

| 2026-01-12 03:25