Depok Blind Thrust: Jalur Gempa Aktif Tersembunyi di Selatan Jakarta

2026-01-12 14:13:31
Depok Blind Thrust: Jalur Gempa Aktif Tersembunyi di Selatan Jakarta
DEPOK, - Wilayah selatan Jakarta, khususnya Kota Depok, ternyata berada di atas jalur sesar aktif yang dikenal dengan nama Depok blind thrust.Sesar ini merupakan bagian dari sistem West Java back-arc thrust dan berpotensi menjadi sumber gempa, meski aktivitasnya tidak terlihat secara langsung di permukaan.Pemahaman mengenai jalur ini dinilai penting sebagai dasar mitigasi bencana di wilayah padat penduduk.Depok blind thrust memiliki karakteristik patahan naik yang tidak muncul ke permukaan.Secara sederhana, sesar ini merupakan segmen aktif dari sistem West Java back-arc thrust yang membentang di sisi selatan Jakarta.Baca juga: Menelisik Kota Paris di Bogor, Jejak Permukiman Kolonial yang Tak Lagi AsriPeneliti Pusat Riset Kebencanaan Geologi BRIN, Sonny Aribowo, menjelaskan penamaan segmen ini.“Kita menamakannya sebagai segmen Depok blind thrust, dari sistem West Java back-arc thrust yaitu sistem yang lebih dikenal banyak orang, kalau segmen ini berada di sisi selatan Jakarta,” kata Sonny.Hasil penelitian menunjukkan adanya jalur terdeformasi di selatan Jakarta dengan lipatan yang cenderung meningkat, meski tidak tampak di permukaan.Depok blind thrust dikategorikan aktif, bergerak setidaknya sekali dalam 11.000 tahun.“Dari penelitian terakhir juga dikatakan sisi selatan Jakarta sesar bergerak dengan kecepatan 3,2 mm per tahun dan itu bisa dikatakan tidak terlalu cepat (gerakannya),” ujar Sonny.Baca juga: Gegara Aplikasi Maps, Jalan Sempit di Sawangan Depok Banyak Dilintasi Mobil hingga JeblosSesar ini diperkirakan membentang dari kawasan Universitas Indonesia (UI) ke arah barat Depok hingga mendekati Sungai Cisadane, dengan panjang sekitar 25 kilometer.Depok blind thrust secara teoritis dapat memicu gempa hingga magnitudo 6,9, meski data saat ini masih bersifat tentatif. Sonny menjelaskan kondisi perhitungan saat ini.“Untuk Depok blind thrust, panjang segmen masih dihitung dan itu bersifat tentatif. Dari data seismik mungkin tidak terlalu terlihat, hanya memang di sebelah barat Depok lipatannya lebih intens dibandingkan sebelah timur,” kata Sonny.Secara historis, Depok blind thrust belum terbukti menimbulkan gempa.Baca juga: Istana Presiden Depok, Tempat Negosiasinya Tanah PartikelirPenelitian pada 2015 mencatat peristiwa gempa besar di sekitar Jakarta pada tahun 1699, 1780, dan 1834 yang mungkin terkait dengan patahan aktif di wilayah tersebut.


(prf/ega)