Titiek Soeharto: Bencana Banjir dan Longsor Sumbar Harus Dikaji, Marak Pembalakan Liar

2026-01-12 04:31:56
Titiek Soeharto: Bencana Banjir dan Longsor Sumbar Harus Dikaji, Marak Pembalakan Liar
Jakarta - Pembalakan liar kembali mendapat perhatian setelah Ketua Komisi IV DPR Siti Hediati Hariyadi atau Titiek Soeharto menyampaikan pandangannya saat pembahasan penanganan bencana di Padang, Sumatera Barat (Sumbar), Minggu 30 November 2025.Penebangan kayu ilegal masih ditemukan di sejumlah daerah dan menjadi salah satu faktor yang memengaruhi kondisi lingkungan. Titiek menekankan pentingnya menjaga tutupan hutan agar masyarakat tidak semakin rentan terhadap bencana.Titiek menilai bahwa penebangan atau penambangan ilegal masih menjadi persoalan yang memengaruhi daya dukung lingkungan.Advertisement"Banjir ini harus dikaji betul, termasuk praktik pembalakan liar atau penambangan liar di wilayah hulu," ujar Titiek, melansir Antara, .Aktivitas ilegal di wilayah hulu tidak hanya merugikan kawasan itu sendiri, tetapi berdampak langsung pada masyarakat hilir yang kerap menjadi korban banjir maupun longsor."Jika ada aktivitas pembalakan atau penambangan liar di wilayah hulu itu semuanya harus ditertibkan karena dampaknya ke masyarakat luas yang berada di hilir," terangnya.Ia juga mengingatkan bahwa kondisi curah hujan yang ada saat ini saja sudah menyebabkan berbagai kerusakan, sehingga setiap aktivitas merusak lingkungan akan memperbesar risiko bencana."Dengan curah hujan yang seperti sekarang ini saja dampaknya sudah seperti ini, apalagi jika curah hujan lebih besar," jelas Titiek.


(prf/ega)