JAKARTA, — Pengelola Terminal Bus Kalideres, Jakarta Barat, bersama jajaran kepolisian menggelar pemeriksaan kelaikan kendaraan (ramp check) secara ketat terhadap ratusan bus antarkota antarprovinsi (AKAP) menjelang libur Natal dan tahun baru.Kepala Terminal Bus Kalideres Nur Prasetyo mengatakan, dalam dua hari pemeriksaan pada Sabtu dan Minggu , pihaknya menemukan belasan bus yang tidak memenuhi standar keselamatan jalan."Selama dua hari ini, dalam menyambut Nataru, ada 343 bus yang diperiksa dan ada 16 kendaraan atau 4,3 persen dinyatakan tidak laik untuk dilanjutkan perjalannya," ujar Nur kepada wartawan di Terminal Kalideres, Senin .Baca juga: Libur Natal-Tahun Baru, Harga Tiket Bus di Terminal Kalideres Tak Melonjak SignifikanNur menjelaskan, pemeriksaan ramp check mencakup dua elemen vital, yakni unsur utama dan unsur penunjang keselamatan."Ramp check yang diperiksa ada unsur utama seperti kaca, rem, wiper, dan ban. Serta unsur tambahan seperti aksesoris pemecah kaca, APAR (alat pemadam api ringan), dan lain-lain," ucap dia.Dari 16 bus yang dinyatakan tidak laik jalan tersebut, petugas menemukan berbagai jenis pelanggaran, mulai dari kerusakan fisik kendaraan hingga masalah administrasi.Mayoritas pelanggaran yang ditemukan bersifat teknis, tetapi krusial bagi keselamatan perjalanan jarak jauh."Yang tidak layak itu biasanya alat penunjang ya. Seperti pemecah kacanya kurang, atau kaca pecah gitu. Atau ban belakangnya ada yang gundul. Atau lampu belakangnya ada yang mati," jelas Nur."Ada juga yang SPUK (Surat Pengujian Kendaraan Bermotor/KIR) nya habis masa berlaku, " sambung dia.Terhadap temuan tersebut, pihak Terminal Kalideres mengambil tindakan tegas, yaitu bus yang bermasalah dilarang mengangkut penumpang.Baca juga: Pemprov DKI Pastikan Stok Pangan di Jakarta Aman Jelang Natal dan Tahun Baru 2026Armada bus pun diperintahkan untuk kembali ke pool masing-masing dan baru diperbolehkan beroperasi setelah kerusakan diperbaiki.Misalnya, jika masalah ada pada ban atau sistem penerangan, operator bus wajib menggantinya di tempat ataupun di pool, sebelum diizinkan berangkat."Lampu belakang mati, yang mati itu harus dihidupkan (diperbaiki). Kalau sudah berfungsi dengan baik, baru kita perbolehkan melanjutkan perjalanan," tutur dia.Selain kondisi fisik kendaraan, kesehatan pengemudi juga menjadi fokus utama pemeriksaan menjelang Natal dan tahun baru.Petugas medis di terminal melakukan tes kesehatan rutin, termasuk tes urine untuk memastikan pengemudi bebas narkoba.
(prf/ega)
16 Bus di Terminal Kalideres Dilarang Beroperasi karena Ban Gundul dan KIR Mati
2026-01-13 05:44:00
Berita Lainnya
Berita Terpopuler
| 2026-01-13 06:04
| 2026-01-13 05:37
| 2026-01-13 05:36
| 2026-01-13 05:32










































