YOGYAKARTA, - Tanah amblas di Kalurahan Sriharjo, Imogiri, Bantul, Yogyakarta sudah dirasakan warga sejak tahun 1990-an. Bahkan sudah warga yang rela pindah karena was-was dengan kondisi tersebut. Tidak hanya itu, ada juga yang sampai konsultasi ke paranormal.Peristiwa tanah amblas di area tersebut kembali terjadi baru-baru ini. Bahkan, Pemerintah Kabupaten Bantul sampai menetapkan bencana darurat hedrometerologi, setelah kejadian jalan amblas dan retak muncul di Kalurahan Sriharjo, Imogiri.Status tersebut berlaku mulai 21 November sampai dengan 5 Desember 2025.Tanah amblas itu terjadi di Padukuhan Sompok, tepatnya di RT 06. Kerusakan bisa terlihat di jalan raya menuju jembatan gantung dan wisata Srikeminut.Baca juga: Jalan Amblas dan Retak, Pemkab Bantul Tetapkan Tanggap Darurat HidrometeorologiTernyata, kondisi tanah amblas sudah dirasakan warga sejak 1990-an lalu. Bahkan, ada warga yang memilih pindah ke lokasi aman."Sudah sejak bapak saya dulu rumahnya di sini. Sekitar tahun 1990-an tanahnya itu menurun. Pernah rumah sudah diperbaiki, muncul ambles lagi," kata Paimun, salah satu warga Sompok yang ditemui pada Senin .Ayahnya bernama Powiryo memiliki rumah di sekitar jalan yang saat ini amblas.Paimun menceritakan, bahwa tanah di sekitar rumahnya dulu sering turun secara tiba-tiba.Bahkan, karena waktu itu belum ada teknologi, sering juga berkonsultasi dengan paranormal.Karena terus menurun, keluarganya kemudian berpindah ke lokasi aman sekitar tahun 1992 setelah ada warga yang menjual sebidang tanah.Baca juga: Jalan di Imogiri Bantul Amblas 17 Meter, 3 RT TerdampakSaat ini, sisa tanah keluarganya di sekitar lokasi amblas dimanfaatkan untuk kandang sapi yang terletak di sisi selatan jalan."Retakan baru terlihat pada Senin lalu, saat ini retakan berada di jalan dekat kandang sapi saya. Ya, kalau tidak parah, belum akan memindah sapi," kata dia.Pantauan Kompas.com, retakan saat ini terlihat di jalan aspal yang memanjang sekitar 20 meter.Selain retakan, juga terlihat amblasan di sisi utara kandang milik Paimun.
(prf/ega)
Warga Bantul Was-was Tanah Amblas sejak 1990-an: Rumah Terus Turun, Akhirnya Pindah
2026-01-12 13:40:09
Berita Lainnya
Berita Terpopuler
| 2026-01-12 13:51
| 2026-01-12 12:59
| 2026-01-12 12:54
| 2026-01-12 12:51
| 2026-01-12 12:45










































