Di Sidang Militer, Saksi Mengaku Lihat Tubuh Prada Lucky Penuh Luka dan Nanah

2026-02-04 03:30:52
Di Sidang Militer, Saksi Mengaku Lihat Tubuh Prada Lucky Penuh Luka dan Nanah
KUPANG, - Prajurit Satu (Pratu) Petrus Kanisius Mahe, anggota Provos Yonif 834/MW dihadirkan sebagai saksi dalam sidang kasus dugaan penganiayaan yang mengakibatkan kematian Prajurit Dua (Prada) Lucky Namo, di Pengadilan Militer III-15 Kupang, Senin .Petrus hadir sebagai saksi untuk memberikan keterangannya bagi terdakwa Letnan Satu (Lettu) Ahmad Faizal.Sidang dipimpin Hakim Ketua Mayor Chk Subiyatno, serta dua hakim anggota, yakni Kapten Chk Dennis Carol Napitupulu dan Kapten Chk Zainal Arifin Anang Yulianto.Hadir pula Oditur Militer Letnan Kolonel (Letkol) Yusdiharto.Baca juga: Kematian Prada Lucky di Barak, Sidang Terus Ungkap Peran Para AtasanDalam keterangannya, Petrus mengaku sempat disuruh Lettu Ahmad untuk membeli minyak tawon agar digunakan untuk mengobati luka Prada Lucky."Badan Almarhum Lucky penuh luka dan nanah, sehingga diolesi minyak tawon," kata Petrus dalam keterangan saat ditanya hakim dan oditur.Menurut Petrus, luka di tubuh Lucky akibat dicambuk berulang kali oleh sejumlah pelaku yang merupakan senior Lucky menggunakan selang berwarna biru.Dia menyebutkan, Lucky dicambuk saat menjalani interogasi di ruang intelijen Yonif 834/MW."Saya berada di luar ruangan intelijen dan mendengar dia dicambuk sampai berteriak kesakitan dan minta tolong pada tanggal 28 Juli 2025," ujar Petrus.Saat itu, di dalam ruang interogasi, ada sejumlah terdakwa, termasuk Lettu Ahmad Faizal.menurut dia, Lucky diinterogasi karena dituding melakukan hubungan sesama jenis sebanyak tiga kali dengan temannya, Prada Richard Junimton Bulan.Baca juga: Prada Lucky Dianiaya dan Dipaksa Mengaku LGBT oleh Atasan, Sang Ibu Minta Pelaku Dihukum BeratLucky dan Richard pun dicambuk berulang kali saat diinterogasi.Keduanya akhirnya dibawa ke rumah sakit untuk menjalani perawatan medis.Lucky akhirnya meninggal dunia pada tanggal 6 Agustus 2025, sedangkan Richard berhasil selamat.Richard pun telah memberikan keterangannya dalam dua persidangan sebelumnya pada Senin dan Selasa .


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#4

Sekali lagi melihatnya sekali mungkin tidak menjadi tantangan, tetapi melihatnya berkali-kali bisa mendistorsi pandangan anak tentang body image mereka sendiri, ujar Graham.Ada beberapa konten yang dibatasi oleh YouTube untuk dikonsumsi pra-remaja dan remaja secara berulang, salah satunya konten dengan topik yang membahas tentang perbandingan ciri fisik seseorang.Kemudian topik yang mengidealkan beberapa tipe fisik, mengidealkan tingkat kebugaran atau berat badan tertentu, serta menampilkan agresi sosial seperti perkelahian tanpa kontak dan intimidasi.Selanjutnya adalah topik yang menggambarkan remaja sebagai sosok yang kejam dan jahat, atau mendorong remaja untuk mengejek orang lain,menggambarkan kenakalan atau perilaku negatif, dan nasihat keuangan yang tidak realistis atau buruk.Inilah mengapa YouTube bekerja sama dengan pemerintah dan para ahli, dalam hal ini Kemenkomdigi RI, psikolog, dan psikiater.Mereka adalah para panutan yang telah benar-benar mendorong kemajuan tentang bagaimana kita bisa meningkatkan informasi seputar kesehatan mental, ucap Graham.Kompas.com / Nabilla Ramadhian Tampilan fitur Teen Mental Health Shelf di YouTube.Berkaitan dengan kolaborasi tersebut, Graham mengumumkan bahwa pihaknya meluncurkan fitur Teen Mental Health Shelf, yang dirancang khusus untuk membantu menjaga kesehatan mental remaja.Baca juga: Ribuan Iklan Rokok Serbu Youtube, Ruang Anak TerancamIni untuk para remaja di Indonesia yang akan menggunakan platform kami untuk mencari topik-topik sensitif seperti depresi, kecemasan, atau perundungan, jelas Graham.

| 2026-02-04 11:42