Semen Indonesia (SMGR) Beri Bantuan Tanggap Bencana untuk Korban Banjir di Sumatera

2026-02-02 00:30:58
Semen Indonesia (SMGR) Beri Bantuan Tanggap Bencana untuk Korban Banjir di Sumatera
JAKARTA, - PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SMGR) atau SIG bersama anak perusahaannya yakni PT Semen Padang dan PT Solusi Bangun Andalas memberikan bantuan tanggap bencana bagi para korban bencana banjir dan tanah longsor akibat curah hujan ekstrem yang melanda wilayah di Sumatera Barat, Aceh, dan Sumatera Utara di penghujung bulan November 2025. Banjir tersebut telah menyebabkan kerusakan tempat tinggal serta fasilitas umum, membuat ribuan warga harus mengungsi ke tempat pengungsian sementara, hingga menelan korban jiwa. Di Sumatera Barat, SIG melalui Tim Reaksi Cepat (TRC) PT Semen Padang yang bekerja sama dengan tim gabungan lainnya, membantu melakukan evakuasi dan memberikan pertolongan kepada para korban, serta melakukan pemetaan terkait kebutuhan di lokasi bencana. Direktur Utama Semen Indonesia Indrieffouny Indra menyampaikan, selain bantuan tanggap bencana, hingga Sabtu , PT Semen Padang juga telah menyalurkan bantuan logistik berupa 1.600 paket sembako yang terdiri dari beras, telur, mi instan, minyak goreng, gula, air mineral, serta bantuan terpal. "Bantuan disalurkan untuk 5 Kecamatan di Kota Padang, meliputi Kecamatan Pauh, Kecamatan Koto Tengah, Kecamatan Nanggalo, Kecamatan Kuranji dan Kecamatan Lubuk Kilangan," ujar dia dalam keterangan resmi, Senin . Baca juga: Semen Indonesia (SMGR) Catat Laba Rp 114,84 Miliar per September 2025 PT Semen Padang juga mendirikan Posko Satgas Bencana dan menyiagakan tim medis melalui Semen Padang Hospital untuk memberikan layanan kesehatan di Kecamatan Pauh, Kota Padang, dan Kecamatan Palembayan, Kabupaten Agam. Posko Satgas Bencana tersebut dilengkapi dengan tenda, peralatan listrik, perlengkapan kebersihan, alat berat berupa truk pengangkut air bersih, obat-obatan, hingga peralatan komunikasi. Di Kecamatan Palembayan, PT Semen Padang juga akan mengoperasikan dapur umum untuk mendukung pemenuhan kebutuhan konsumsi para pengungsi dan relawan selama masa tanggap darurat.Baca juga: Jaringan Kantor Cabang BTN di Medan dan Aceh Dibuka Kembali Sementara di Aceh, melalui PT Solusi Bangun Andalas, SIG memberikan bantuan berupa 738 paket sembako yang terdiri dari beras, sarden, mi instan dan biskuit di sejumlah kecamatan di 6 kabupaten/kota di Aceh, antara lain Kota Banda Aceh, Kota Lhokseumawe, Kabupaten Aceh Besar, Kabupaten Aceh Utara, Kabupaten Pidie Jaya, dan Kabupaten Bireuen. Saat ini, perusahaan juga tengah menyiapkan bantuan untuk para korban di Sumatera Utara. Indrieffouny juga mengungkapkan keprihatinan yang mendalam atas bencana yang terjadi di Sumatera dan belasungkawa kepada keluarga korban meninggal dunia. Bantuan yang diberikah oleh Semen Indonesia merupakan bentuk kepedulian Perusahaan atas musibah yang menimpa para korban, sekaligus menegaskan bahwa SIG sebagai BUMN selalu hadir di tengah-tengah masyarakat. ”Kami terus mengoptimalkan pendistribusian bantuan secara merata dan tepat sasaran, sehingga dapat meringankan beban para korban. Melalui tim di lapangan, kami terus memantau perkembangan dan berkoordinasi dengan tim tanggap kebencanaan setempat untuk mengupayakan bantuan guna mempercepat pemulihan,” tutup Indrieffouny.Baca juga: Bantu Korban Bencana, BGN Alihfungsikan 286 SPPG di Sumut, Sumbar, dan Aceh


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#3

Sekretariat Satgas PASTI, Hudiyanto, mengatakan sejak IASC beroperasi pada 22 November 2024 hingga 11 November 2025, lembaga itu telah menerima 343.402 laporan penipuan. Laporan tersebut menunjuk 563.558 rekening yang terkait aktivitas penipuan, di mana 106.222 rekening telah diblokir.Dari keseluruhan laporan, total kerugian yang dilaporkan korban mencapai Rp 7,8 triliun, sementara upaya pemblokiran dana berhasil menahan Rp 386,5 miliar.“Sejak awal beroperasi di tanggal 22 November 2024 sampai dengan 11 November 2025, IASC telah menerima 343.402 laporan penipuan. Total rekening terkait penipuan yang dilaporkan ke IASC sebanyak 563.558 rekening dengan 106.222 rekening telah dilakukan pemblokiran,” ujar Hudiyanto lewat keterangan pers, Sabtu .Baca juga: Penipuan AI Deepfake Kian Marak, Keamanan Identitas Digital Diuji“Adapun total kerugian dana yang dilaporkan oleh korban penipuan sebesar Rp 7,8 triliun dengan dana yang telah berhasil diblokir sebesar Rp 386,5 miliar,” paparnya. Menurut Hudiyanto, angka-angka itu memperlihatkan sejauh mana pelaku memanfaatkan platform digital untuk menjerat korban, mulai dari pinjaman online alias pinjol ilegal hingga tawaran investasi palsu, sehinggga penindakan masif diperlukan untuk melindungi konsumen.Sebagai bagian dari penindakan, Satgas PASTI kembali memblokir 776 aktivitas dan entitas keuangan ilegal, yang terdiri atas 611 entitas pinjaman online ilegal, 96 penawaran pinjaman pribadi (pinpri), dan 69 tawaran investasi ilegal.

| 2026-02-02 06:21