Teriakan Minta Tolong di Mobil Boks Tol Sebapo Jambi, Polisi Berikan Penjelasan

2026-01-12 15:55:37
Teriakan Minta Tolong di Mobil Boks Tol Sebapo Jambi, Polisi Berikan Penjelasan
JAMBI,  - Kepolisian menjelaskan terkait teriakan minta tolong yang berasal dari dalam mobil boks yang berhenti di Exit Tol Sebapo, Kecamatan Mestong, Kabupaten Muaro Jambi pada Senin terungkap.Video ini sempat terekam dan viral di akun instagram @karawangconnect. Suara itu ternyata teriakan seorang sopir yang dengan sengaja dikurung oleh kernetnya di dalam boks.Teriakan itu pertama kali didengar oleh Erna Wati, pedagang warung makan pecel lele yang tidak jauh dari lokasi.Saat itu, tepat pukul 04.00 WIB, Erna yang sedang memasak kaget mendengar teriakan minta tolong, dan gedoran dari dalam mobil boks.Baca juga: Kemacetan Parah di MM2100 hingga Lippo Cikarang Viral, Ini PenyebabnyaDi momen yang sama, seorang pelanggan Erna juga mengadukan hal yang serupa. Mengetahui hal itu, Erna langsung mengajak adiknya bernama Awang menghampiri mobil tersebut."Kemudian mereka melihat bahwa ada seorang laki-laki yang sedang duduk sambil minum kopi di dalam (kursi depan) mobil," kata Kapolres Muaro Jambi, AKBP Heri Supriawan, saat dikonfirmasi melalui pesan singkat, Rabu .Erna dan Awang kemudian meminta kernet tersebut untuk membuka pintu boks sumber teriakan itu. Namun, kernet yang belum diketahui identitasnya itu sempat menolak.Baca juga: Viral Warga Disiram Air Got Saat Melintas di Pejompongan"Kemudian saksi bernama Awang ini mengambil sebatang kayu, dan mengancam jika tidak dibuka, dia akan panggil warga untuk memukul kerenet itu," jelasnya.Mendengar hal itu, kernet itu akhirnya menurut dan membuang gembok yang digunakan untuk mengunci pria tersebut.Setelah berhasil dibuka, Erna dan Awang melihat sopir mobil yang sebelumnya terkunci di dalam thermoking keluar dengan keadaan lemas.Baca juga: Farhan Tegur Pedagang Mi Babi Tanpa Label di Cibadak: Sudah Lama, hanya Baru Viral"Mereka kemudian sempat bertanya kepada sopir, kenapa dia sampai dikurung, tetapi sopir tersebut mengatakan tidak ada masalah apa-apa," katanya.Setelah itu, sopir tersebut pergi mengendarai mobilnya dan meninggalkan kernetnya di lokasi."Setelah itu, kernetnya pergi dengan berjalan kaki," katanya.


(prf/ega)