Rumah Warga Kebumen Amblas 50 Cm karena Tanah Bergerak, Kini Disiapkan Relokasi

2026-01-12 03:32:52
Rumah Warga Kebumen Amblas 50 Cm karena Tanah Bergerak, Kini Disiapkan Relokasi
KEBUMEN, – Hujan deras yang mengguyur wilayah Kabupaten Kebumen baru-baru ini memberikan dampak kerusakan rumah warga. Bahkan kediaman tersebut amblas sekitar 50 sentimeter karena tanah bergerak.Hujan diketahui mengguyur wilayah Kebumen pada Senin malam . Hal ini memicu pergerakan tanah di Dukuh Kedawung, Desa Selogiri, Kecamatan Karanggayam.Peristiwa tersebut nyaris membelah rumah milik Suyud (65), warga setempat, pada Selasa dini hari.Wakapolres Kebumen Kompol Faris Budiman mengatakan, laporan pertama diterima Polsek Karanggayam sekitar pukul 05.00 WIB.Baca juga: Tanggul Jebol di Karanganyar Kebumen: 7 Keluarga Dievakuasi, Banjir Berpotensi MeluasPetugas langsung menuju lokasi dan mendapati rumah korban mengalami kerusakan parah akibat pergerakan tanah.“Terdapat retakan pada dinding selebar 5 hingga 20 sentimeter dan lantai rumah amblas sekitar 50 sentimeter,” ujar Kompol Faris Budiman saat dikonfirmasi Rabu .Rumah berukuran 7x11 meter persegi itu mengalami kerusakan di tiga kamar, satu ruang makan, dan satu ruang tamu.Meski tidak ada korban jiwa, seluruh perabotan rumah tangga terpaksa dievakuasi ke rumah tetangga demi keamanan. Total kerugian diperkirakan mencapai Rp65 juta.Baca juga: Hujan Deras Sebabkan Sejumlah Wilayah di Kebumen Terendam Banjir, Ribuan Warga TerdampakMenurut informasi di lapangan, tanah bergerak terjadi akibat curah hujan tinggi yang mengguyur kawasan pegunungan Karanggayam pada Senin sore.Struktur tanah di wilayah tersebut diketahui labil, sehingga mudah bergeser dan menyebabkan retakan di sekitar fondasi rumah.Tim gabungan dari Polsek Karanggayam, Babinsa, Pemerintah Desa Selogiri, dan BPBD Kebumen langsung melakukan peninjauan dan pengamanan lokasi.Polisi juga berkoordinasi dengan pemerintah desa untuk menyiapkan rencana relokasi rumah korban ke lokasi yang lebih aman di sisi barat titik kejadian.“Langkah cepat kami lakukan untuk mencegah risiko lanjutan, mengingat tanah di area tersebut masih berpotensi bergerak,” imbuh Kompol Faris.Baca juga: 5 Lokasi Longsor di Kebumen, BPBD Imbau Warga Waspada Pergerakan TanahIa juga mengimbau warga agar tetap waspada terhadap potensi tanah longsor dan segera melapor jika menemukan tanda-tanda pergerakan tanah baru.“Keselamatan warga adalah prioritas. Kami minta masyarakat lebih waspada karena intensitas hujan di wilayah utara Kebumen masih tinggi,” katanya.


(prf/ega)