Panglima TNI Sebut 32 Jembatan Bailey di Sumatera Sudah Digunakan

2026-02-04 04:58:27
Panglima TNI Sebut 32 Jembatan Bailey di Sumatera Sudah Digunakan
JAKARTA, - Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto menyatakan, TNI telah membangun dan memasang sebanyak 32 jembatan Bailey di wilayah terdampak bencana di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat guna memulihkan akses masyarakat.Pembangunan jembatan tersebut dilakukan seiring pengerahan 37.910 personel TNI untuk mendukung proses rekonstruksi dan rehabilitasi pascabencana di wilayah Sumatera, agar aktivitas masyarakat dapat kembali berjalan normal.“Beberapa jembatan sudah digunakan masyarakat untuk beraktivitas,” ujar Agus dalam Konferensi Pers Perkembangan Terkini Penanganan Pascabencana di Posko Terpadu Lanud Halim Perdanakusuma, Senin . Baca juga: Pulihkan Akses Pascabencana, Jembatan Bailey 40 M Dibangun di Desa Garoga Tapsel“Sudah tergelar sejumlah total yang dibangun 32 jembatan,” ucap dia.Menurut Agus, dokumentasi visual di lapangan menunjukkan jembatan-jembatan tersebut telah dimanfaatkan masyarakat.“Kita lihat videonya sudah digunakan masyarakat,” ujarnya.Jembatan Bailey umumnya dibangun sebagai pengganti jembatan penghubung yang putus akibat bencana.Baca juga: 10 Jembatan Bailey di Lokasi Bencana Sumatera Rampung, Ini DaftarnyaJembatan dengan rangka baja ringan berkualitas tinggi ini bersifat mudah dipindahkan (movable) dan lazim digunakan sebagai jembatan darurat.Selain pemasangan Jembatan Bailey, Agus menyebutkan personel TNI juga dikerahkan untuk pembangunan hunian sementara (huntara) dan hunian tetap (huntap), serta pembersihan fasilitas umum.“Kemudian pembuatan huntara dan huntap, pembersihan lumpur yang ada di sekolah, pesantren, jalan, dan fasilitas umum lainnya,” kata dia.


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#2

Komitmen keberlanjutan yang digaungkan selama 25 tahun tecermin melalui berbagai program, seperti aksi donor darah bersama Palang Merah Indonesia (PMI) Karangasem, pengembalian botol kosong di toko ritel, penggunaan plastik daur ulang pada kemasan, serta kegiatan rutin bersih-bersih pantai dan pura di wilayah Jasri, Karangasem.Pertumbuhan Sensatia sepanjang 2025 turut diperkuat dengan sejumlah penghargaan dari media nasional serta perluasan jaringan ritel yang kini mencapai lebih dari 40 gerai di Indonesia.Baca juga: Rutinitas Skincare Mikha Tambayong, Contek untuk Wajah Bersinar“Komitmen kami tidak berubah, yaitu menjadi brand yang relevan serta membawa dampak positif bagi lingkungan. Langkah ini memastikan nilai-nilai clean beauty yang kami junjung tetap tecermin dalam setiap produk dan inisiatif kami,” lanjut Michael.Dok. Sensatia Deretan produk Sensatia, milai dari hair and gift set hingga mother and baby. Memasuki 2026, Sensatia akan memprioritaskan pertumbuhan berkelanjutan serta penguatan identitas brand melalui inovasi produk berbahan alami berkualitas tinggi.Setiap inovasi baru akan dikembangkan sesuai standar clean beauty dan tetap menjaga prinsip ramah lingkungan.“Kami melihat 2026 sebagai momentum positif bagi industri kecantikan alami di Indonesia. Terima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepada kami. Kami berharap, tahun mendatang dapat menghadirkan produk perawatan kulit yang mindful dan memberikan manfaat nyata bagi keseharian,” kata Michael.Menutup 2025, Sensatia juga menghadirkan program The Art of Gifting berupa layanan complimentary gift box wrapping dengan minimum pembelanjaan tertentu di seluruh gerai.Baca juga: Skincare Malam, Langkah Penting Perawatan Kulit yang Sering Diabaikan PriaPelanggan dapat menikmati penawaran hemat hingga 25 persen sampai 31 Desember 2025.

| 2026-02-04 04:50