Temuan Ompreng "Made In Indonesia" Palsu, BGN: Kriminal, Menyesatkan, dan Membahayakan Kesehatan

2026-01-12 03:25:52
Temuan Ompreng
JAKARTA, - Badan Gizi Nasional (BGN) buka suara ihwal dugaan pemalsuan label dan logo perlengkapan makan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di kawasan Ancol, Pademangan, Jakarta Utara.Dalam inspeksi mendadak yang dilakukan Polres Metro Jakarta Utara di sebuah ruko, didapati barang impor berlabel "Made in Indonesia" palsu, Standar Nasional Indonesia (SNI) palsu, bahkan logo BGN yang ditempel tanpa izin.Logo-logo tersebut ditemukan pada alat dapur dan food tray atau ompreng yang digunakan dalam program MBG.Baca juga: BGN soal Ompreng MBG Berlabel Palsu di Jakarta Utara: Itu Kriminal MurniKepala BGN Dadan Hindayana menyebut temuan ompreng yang memuat logo palsu tersebut merupakan bentuk kejahatan.Selama ini, BGN tidak pernah meminta seseorang untuk mengecap food tray yang digunakan untuk MBG dengan logo BGN."BGN tidak pernah meminta seseorang atau perusahaan untuk mengecap tray itu, bahkan tidak ada penggunaan logo dalam berdagang. Nah itu adalah kriminal murni," kata Dadan di Hotel Sultan, Jakarta, Senin .Meski menduga bahwa ada dugaan tindak pidana kriminal dalam temuan tersebut, BGN menyerahkan proses hukumnya kepada aparat kepolisian.Baca juga: BGN Ungkap Modus Ompreng MBG dari China: Dilabeli Made in Indonesia dan SNI"Ya itu kan bukan ranahnya BGN. Kan itu pengusaha yang berusaha ingin menjual produknya agar percaya bahwa itu produk BGN," ujar Dadan.Wakil Kepala BGN Nanik Sudaryati Deyang menduga bahwa modus pemalsuan ompreng atau nampan MBG dijalankan lewat impor produk Republik Rakyat China kemudian diberi label made in Indonesia."Barang-barang itu diimpor dari China. Setelah tiba di Indonesia, produk-produk itu kemudian diberi label made in Indonesia sehingga seolah-olah diproduksi secara lokal," kata Nanik dalam keterangan pers, Selasa .Bukan cuma label made in Indonesia, pelaku juga menempelkan logo BGN tanpa izin sehingga dapat menimbulkan kesan bahwa produk ompreng palsu itu resmi dan bisa dipercaya."Padahal ompreng MBG itu ditempeli logo tanpa izin," kata Nanik.Baca juga: Kasus Nampan MBG Palsu di Jakut, BGN: Ompreng Harus Terbut dari Stainless Steel 304Para oknum yang tidak bertanggung jawab itu juga memalsukan label Standar Nasional Indonesia (SNI) pada ompreng-ompreng tersebut.Padahal, label SNI adalah jaminan kualitas dan keamanan produk yang sangat penting bagi konsumen."Pemalsuan label ini dapat menyesatkan masyarakat dan berpotensi membahayakan kesehatan, terutama jika bahan yang digunakan tidak memenuhi standar," kata Nanik.


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#2

33. Bagaimana pola pengembangan paragraf ke-1, ke-2, dan ke-3 pada teks tersebutTentukan Benar (T) atau Salah (S) untuk setiap pernyataan berikut!34. Percakapan:Dini: Teks tersebut sangat menarik dan bisa menambah wawasan kita, terutama jika kita berencana untuk mengembangkan suatu bisnis kecil.Rio: Iya, pilihan katanya juga sangat mudah dimengerti sehingga orang yang awam terhadap istilah di bidang ekonomi juga mudah memahami isi informasi yang disajikan.Sena: Aku sependapat dengan kalian berdua, tetapi rasanya teks tersebut akan lebih baik jika disertai data pertumbuhan UKM dalam kurun waktu lima tahun terakhir atau pendapat ahli di bidang ekonomi.Berdasarkan percakapan tersebut, mengapa pendapat Sena sangat baik dalam menilai keakuratan informasi yang disajikan?Tentukan Setuju atau Tidak Setuju untuk setiap alasan berdasarkan isi teks!Baca juga: 30 Soal PTS PAI Kelas 3 Semester 1 Kurikulum Merdeka dan Kunci Jawaban STS Pendidikan Agama IslamTeks untuk soal nomor 35-37!Hampir 25 tahun lalu kami berpisah karena keluarga saya harus hoyongan ke kota tempat kerja Ayah yang baru di luar pulau. Tak satupun barang tertinggal di rumah lama. Begitu juga dengan sahabatku, loami harus berpisahBertemu dengannya setelah sekian lama, mengingatkan kembali pada pengalaman kami dahulu. Pengalaman yang menjadikan dia, walau tidak setiap waktu, selalu lekat di ingatan saya. Tentu dia mengingatnya pula, bahkan saya yakin rasa yang dildapnya lebih besar efeknya. Karena sebagai seorang sahabat, dia jelas jauh lebih tulus dan setia daripada saya. Tak terasa mata saya mulai berkaca-kacaSaat malam itu saya berada di sini, memperhatikannya belajar. Selesai belajar, dia menyuruh saya pulang karena hendak pergi mencari jangkrik. Saya langsung menyatakan ingin ikut, tapi dia keberatan. Ayah dan ibunya pun melarang. Saya sering mendengar cerita mengasyikan anak-anak beramai-ramai berangkat ke sawah selepas iaya untuk mencari jangkrik. Sayang, Ayah tidak pernah membolehkan saya. Tapi malam itu saya nekat dan sahabat saya itu akhirnya tidak kuasa menolak. Tidak ganti baju? tanya saya heran begitu dia langsung memimpin untuk berangkat. Itu hari Jumat, Seragam coklat Pramuka yang dikenakannya sejak pagi masih akan terpakai untuk bersekolah sehari lagi. Dia memang tidak memiliki banyak pakaian hingga seragam sekolah biasa dipakai kapan saja. Tapi memakainya untuk pergi ke sawah mencari jangkrik, rasапуа sangat tidak elokSaya mengambil alih obor dari tangannya. Rasanya belum terlalu lama kami berada di sana dan bumbung baru terisi beberapa ekor jangkrik ketika tiba-tiba angin berubah perangai. Kaget, pantat obor itu justru saya angkat tinggi-tinggi sehingga minyak mendorong sumbunya terlepas. Api dengan cepat berpindah membakar punggung saya! Terdengar teriakannya sembari melepaskan seragam coldatnya untuk dipakai menyabet punggung saya. Baju yang saya kenakan habis sepertiganya. Sahabat saya itu tanggap melingkupi tubuh saya dengan seragam coklatnya melihat saya mulai menangis dan menggigil antara kesakitan dan kedinginan Sadar saya membutuhkan pertolongan secepatnya, dia menggendong saya lalu berlari sembari membujuk-bujuk saya untuk tetap tenang. Napasnya memburu kelelahan, tapi rasa tanggung jawab yang besar seperti memberinya kekuatan berlipat untuk tetap bersama saya. (Kutipan Cerpen Seragam karya Aris Kurniawan Basuki dengan penyestialan)35. Kalimat:“Hampir 25 tahun lalu kami berpisah karena keluarga saya harus boyongan ke kota tempat kerja Ayah yang baru di luar pulau.”Penggunaan kata boyongan memperjelas peristiwa yang dialami tokoh “saya”, yaitu …Baca juga: 50 Soal UKPPPG 2025 Guru SD dan Kunci Jawaban Uji Kompetensi PPG sebagai Bahan Latihan36. Peristiwa apa yang mungkin akan terjadi kepada sahabatnya jika tokoh saya tidak ikut mencari jangkrik malam itu? Tentukan Tepat atau Tidak Tepat untuk setiap pertanyaan berikut!37. Kalimat mana saja dari dalam kutipan cerpen tersebut yang membuktikan karakter sahabat tokoh saya merupakan seorang yang setia kawan?Pilihlah jawaban yang benar!  Jawaban benar lebih dari satu. 

| 2026-01-12 04:13