Profil Ferry Irwandi, Tinggalkan PNS Kementerian Keuangan dan Jadi Kreator Konten

2026-01-12 07:26:56
Profil Ferry Irwandi, Tinggalkan PNS Kementerian Keuangan dan Jadi Kreator Konten
JAKARTA, - Nama Ferry Irwandi belakangan semakin ramai setelah dirinya berhasil menggalang dana Rp 10,3 miliar hanya dalam waktu 24 jam untuk korban banjir dan longsor di Sumatera.Sosok Ferry Irwandi sendiri selama ini dikenal sebagai kreator konten yang membahas isu politik, pendidikan, keuangan hingga fenomena sosial.Mulai memiliki channel YouTube sejak 7 April 2010, Ferry semakin aktif membuat konten saat pandemi Covid-19.Konten-konten awalnya mulai dari cover lagu, travel film, fotografi, sebelum akhirnya lebih fokus seperti sekarang.Baca juga: Ferry Irwandi Tanggapi Sindiran Rp 10 M Si Paling Kerja: Gue Malah Ngerasa KurangDengan 2,12 subscriber, Ferry sering mengkritisi kebijakan pemerintah dalam konten-kontennya.Namun jauh sebelum memutuskan terjun sepenuhnya sebagai kreator konten, Ferry adalah seorang Pegawai Negeri Sipil (PNS) di Kementerian Keuangan selama 10 tahun.Keputusannya keluar di tahun 2022 itu cukup menjadi pertanyaan banyak orang, mengingat posisinya yang disebutnya cukup 'lumayan' di Kementerian Keuangan dan menjamin masa depan."Manusia itu akan aman hidupnya selama dia tahu kapan harus memulai dan kapan harus berhenti, dan itu lah yang gua lakukan," ucap Ferry.Baca juga: Sempat Kesulitan Cari Pesawat, Ferry Irwandi Apresiasi Bantuan TNI-PolriIa diketahui merupakan alumni STAN (Sekolah Tinggi Akuntansi Negara) tahun 2012. Ferry mulai masuk STAN tahun 2009."STAN angkatan gue tuh yang daftar 90.000 orang yang lulus 1.800, 2 persen dari yang daftar. Enggak nyangka juga waktu itu lulus, karena emang enggak niat sama sekali kuliah di sini, iseng-iseng kok lulus," ujarnya di chanel YouTube Ferry Irwandi.Selama berkuliah di STAN, Ferry mengaku merasa bodoh diantara banyak orang pintar."Kok bisa orang-orang sepinter ini, mereka makan apa. IP gue rendah, bukan karena gue males, karena gue bodoh aja, no excuse," ucapnya.Walaupun sempat mendapat IP minim dan sempat khawatir tak lulus karena aturan DO di kampus, Ferry berhasil mengejar ketertinggalan agar bisa lulus dan mendapat IPK cumlaude 3,61 saat lulus.Ferry menyebut STAN sebagai bagian 'paling penting' dalam hidupnya.Pria kelahiran 16 Desember 1991 ini bertemu dengan Muthia Nadhira yang dinikahinya tahun 2015 saat masih sama-sama berkuliah di STAN.Selama kuliah, Ferry Irwandi juga pernah bekerja di warnet dekat kampusnya.


(prf/ega)