Pengelola Ragunan Siap Disidak Pramono Terkait Dugaan Pakan Harimau Dibawa Pulang

2026-01-12 03:27:52
Pengelola Ragunan Siap Disidak Pramono Terkait Dugaan Pakan Harimau Dibawa Pulang
JAKARTA, – Isu mengejutkan soal dugaan pakan satwa Taman Margasatwa Ragunan, Jakarta Selatan, dibawa pulang oleh petugas sempat viral di media sosial Threads.Postingan itu menyebutkan setiap hari 10 kilogram daging sapi dan 10 ekor ayam diklaim dibawa pulang dan dijual kembali, hingga menimbulkan kekhawatiran publik soal kondisi satwa.Menanggapi viral itu, Kepala Humas Ragunan, Wahyudi Bambang, menegaskan pengelola sangat terbuka untuk inspeksi mendadak.Baca juga: Pramono Tegaskan Pakan Harimau di Ragunan Tak Dibawa Pulang Petugas“Iya, kami sangat terbuka jika ada sidak,” ujarnya di Jakarta, Senin .Wahyudi juga menyebut pihaknya siap menerima kedatangan Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung untuk memastikan kondisi langsung.“Rencananya, Pak Gubernur akan meninjau ke Ragunan,” tambahnya.Menurut Wahyudi, penyediaan pakan telah disesuaikan dengan kebutuhan satwa, mulai dari kesehatan hingga perawatan harian.Setiap tahapan mulai dari pengadaan bahan pakan, proses penyiapan, hingga konsumsi satwa diawasi langsung oleh kurator, dokter hewan, nutrisionis, pengelola pakan, dan perawat satwa.Oleh karena itu, informasi yang beredar dianggap tidak akurat dan tidak mencerminkan kondisi faktual di lapangan.Baca juga: Pakan Harimau di Ragunan Diduga Dibawa Pulang Petugas, Pramono: Saya CekGubernur DKI Jakarta Pramono Anung sebelumnya juga ikut menanggapi isu ini.Ia menegaskan bahwa kabar pakan harimau Ragunan dibawa pulang petugas adalah tidak benar dan meminta masyarakat tidak mudah terpancing hoaks.“Enggak ada, saya sudah cek. Sudah,” ucap Pramono saat ditemui di Gedung Kemendikbud, Jakarta Pusat, Minggu .Pramono menambahkan dengan candaan, siapa pun yang berani mengambil jatah makan harimau akan menghadapi satwa tersebut.“Kalau berani ngambil makanan anak harimau saya, harimaunya tak keluarin nanti,” katanya.Meski kontroversial, pengelola Ragunan memastikan bahwa seluruh satwa mendapatkan perawatan dan pakan yang cukup, menegaskan bahwa kesehatan hewan tetap menjadi prioritas utama.


(prf/ega)