Gerakan STEM untuk Semua Unpar Ajak Keluarga Indonesia Bereksperimen dengan Sains

2026-01-15 00:28:57
Gerakan STEM untuk Semua Unpar Ajak Keluarga Indonesia Bereksperimen dengan Sains
- Universitas Katolik Parahyangan (Unpar) meluncurkan tiga program besar terbarunya dengan mengusung semangat “STEM untuk Semua”.Inisiatif tersebut bertujuan untuk mendekatkan dunia sains, teknologi, rekayasa (engineering), dan matematika (STEM) kepada masyarakat luas melalui berbagai kegiatan yang bersifat inspiratif, interaktif, serta inklusif.Melalui dukungan Direktorat Diseminasi dan Pemanfaatan Sains dan Teknologi (Minatsaintek) Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek), Unpar siap memperluas literasi STEM di masyarakat lewat tiga program unggulan.Salah satunya adalah STEM Keliling atau disebut STEM-LING. Inovasi ini menghadirkan pengalaman belajar sains dan teknologi secara langsung di ruang publik.Melalui stan interaktif, laboratorium mini portabel, simulasi teknologi, dan permainan edukatif berbasis STEM, program tersebut dirancang untuk membuat pembelajaran sains terasa lebih dekat serta menyenangkan bagi semua kalangan.STEM-LING sendiri telah dilaksanakan tiga kali di ruang publik Kota Bandung. Pertama, di The Kings Shopping Center, Alun-Alun Bandung pada Senin .Kedua, di Taman Hutan Raya Bandung pada Senin . Ketiga, di car free day Taman Cikapayang Dago, Kota Bandung pada Minggu .Setiap kegiatan diikuti oleh lebih dari 200 peserta yang terdiri dari anak-anak, orangtua, dan masyarakat umum.Program tersebut mendapat sambutan hangat karena mampu mengubah cara masyarakat melihat sains. Mereka tak lagi memandang sains sebagai hal rumit, tetapi juga menyenangkan dan dekat dengan kehidupan sehari-hari.Program kedua yang dihadirkan Unpar adalah STEM Corner, ruang belajar interaktif yang berlokasi di Perpustakaan Unpar.Fasilitas itu dirancang untuk menumbuhkan rasa ingin tahu dan kreativitas tidak hanya bagi mahasiswa, tetapi juga bagi guru, siswa, dan masyarakat umum.Di dalamnya, tersedia berbagai koleksi buku dan modul edukasi STEM, media interaktif, serta alat peraga ilmiah dan robotik yang dapat digunakan untuk menunjang kegiatan belajar.Sebagai bagian dari aktivitasnya, STEM Corner juga rutin menggelar STEM Hour, sebuah sesi diskusi dan demonstrasi eksperimen sederhana yang difasilitasi oleh dosen dan mahasiswa Unpar.Kegiatan itu menjadi wadah berbagi pengetahuan secara langsung dan menyenangkan. STEM Corner terbuka untuk umum setiap hari Senin pukul 08.00–16.00 WIB dan setiap Sabtu pukul 08.00–15.00 WIB.Selain dua program tersebut, Unpar juga menghadirkan Festival Unpar STEM Day, sebuah perayaan ide, inovasi, dan kreativitas bagi keluarga Indonesia.Festival tersebut diisi dengan berbagai kegiatan menarik, seperti lokakarya pembuatan alat sains sederhana, misalnya balon melayang dan sabun buatan, pengembangan proyek ramah lingkungan, kompetisi sains orangtua dan anak, serta diskusi keluarga bertema sains dan teknologi.Festival Unpar STEM Day juga menghadirkan kegiatan peresmian STEM Corner Unpar dan STEM-LING Unpar.Peresmian dilakukan oleh Direktur Diseminasi dan Pemanfaatan Sains dan Teknologi Kemendiktisaintek Prof Dr Yudi Darma, SSi, MSi; Rektor Unpar Prof Ir Tri Basuki Joewono, PhD; PIC Pusdi STEM Unpar Christina Ester Manthalina Hutabarat, SSi MSi; serta Tim Pakar Hibah SEMESTA In-Saintek Kemendiktisaintek Dr Anton Timur Jaelani dan Reinard Primulando, PhD.Festival UNPAR STEM Day juga menghadirkan lokakarya sains yang menarik dan seru bagi orangtua dan anak-anak.Kegiatan itu dibawakan oleh Ragil Dimas Pamungkas, seorang guru dan juga kreator konten yang sering disapa dengan @Kang.Guru.IPA.Selain itu, terdapat talk show bersama praktisi STEM, guru, dan perwakilan masyarakat.Narasumber talk show terdiri dari dosen Mekatronika Unpar Dr Ir Christian Fredy Naa, SSi, MSi, MSc; Dosen PGSD Unpar Christina Ester Manthalina Hutabarat, SSi, MSi; Guru Biologi SMAK BPK Penabur Kota Baru Parahyangan Agus Purwanto Kaban, SSi, MSi; serta orangtua dan perwakilan komunitas masyarakat RW 2 Kelurahan Hegarmanah Kecamatan Cidadap Widya Susilawati.Tak hanya talk show, acara juga menampilkan pameran stan yang menampilkan berbagai karya inovatif siswa dan mahasiswa dari beragam sekolah dan program studi.Beberapa di antaranya adalah filter air, generator mini, robotik dasar, koding sederhana, dan sensor IoT.Lebih dari 500 peserta dari berbagai sekolah, universitas, serta masyarakat umum hadir memeriahkan kegiatan yang menggabungkan unsur pembelajaran, permainan, dan eksplorasi teknologi dalam satu pengalaman yang menarik.Melalui ketiga program tersebut, Unpar berkomitmen untuk membangun budaya literasi sains dan teknologi yang membumi dan inklusif, serta menjembatani dunia akademik dengan masyarakat luas.Inisiatif itu sejalan dengan visi Kemendiktisaintek melalui program Sinergi Kreasi Masyarakat dan Akademisi untuk Sains dan Teknologi Nusantara (SEMESTA In-Saintek) untuk memperluas pemanfaatan sains dan teknologi di kehidupan nyata serta memperkuat partisipasi publik dalam pembangunan berbasis pengetahuan.Dengan semangat kolaboratif, Unpar berharap gerakan tersebut dapat melahirkan generasi muda yang kritis, kreatif, dan inovatif sehingga siap menghadapi tantangan era Society 5.0 serta membangun masa depan berkelanjutan melalui sains dan teknologi.


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#5

Sementara Samsung Music Studio 5 hadir dengan ukuran lebih ringkas. Speaker ini ditujukan bagi pengguna yang menginginkan kualitas audio mumpuni tanpa mengganggu tampilan ruangan. Music Studio 5 mendukung koneksi WiFi dan Bluetooth, layanan streaming, serta kontrol suara.Kedua speaker WiFi Music Studio juga dirancang agar mudah diintegrasikan dengan soundbar dan TV Samsung, sebagai bagian dari ekosistem audio terpadu.Samsung juga meningkatkan teknologi Q-Symphony, yang memungkinkan TV, soundbar, dan speaker WiFi bekerja sebagai satu sistem audio. Pengguna dapat menghubungkan hingga lima perangkat audio sekaligus, dengan sistem yang menyesuaikan suara berdasarkan tata letak ruangan.Selain itu, Samsung juga memperkenalkan jajaran ekosistem audio terbaru mereka dari lini soundbar Q Series.Selama lebih dari satu dekade, Samsung telah membentuk evolusi audio rumah melalui teknologi akustik canggih, fitur cerdas, dan desain yang dipikirkan secara matang, ungkap Hun Lee, Executive Vice President Visual Display Business Samsung Electronics, dikutip KompasTekno dari halaman resmi Samsung. Kami melanjutkan warisan tersebut dengan perangkat audio generasi terbaru yang dirancang untuk menghadirkan performa suara yang kaya dan ekspresif di setiap ruang dan momen, lanjut dia. Salah satu produk utama dalam ekosistem audio terbaru ini adalah soundbar flagship HW-Q990H.Baca juga: Ketika HP Lipat Tiga Samsung Galaxy Z TriFold Dibuka-Tutup Barbar 200.000 Kali...Soundbar ini hadir dengan sistem 11.1.4-channel yang menggabungkan soundbar utama, speaker belakang, dan subwoofer aktif. Samsung juga menambahkan teknologi Sound Elevation agar terdengar lebih natural, serta fitur Auto Volume untuk menjaga konsistensi suara di berbagai jenis konten.Soundbar ini juga dibekali fitur berbasis AI untuk memperluas bidang suara. Lewat fitur ini, Samsung mengeklaim pengalaman audio yang dihadirkan setara dengan sistem home theater profesional, tetapi tetap ringkas untuk penggunaan di rumah.Selain itu, Samsung memperkenalkan All-in-One Soundbar HW-QS90H. Soundbar ini bisa dipasang di dinding atau diletakkan di atas meja. Sensor di dalamnya akan menyesuaikan arah suara secara otomatis sesuai posisi perangkat. Dengan sistem 7.1.2-channel dan 13 speaker, soundbar ini mampu menghasilkan bass yang dalam tanpa perlu subwoofer tambahan.

| 2026-01-14 22:24