SYDNEY, - Pemerintah Australia resmi melarang penggunaan media sosial untuk anak di bawah 16 tahun mulai Rabu .Ini menjadikan Australia sebagai negara pertama di dunia yang membatasi media sosial berbasis usia.Larangan tersebut berlaku setelah Undang-Undang Keamanan Daring Australia disahkan.Seiring berlakunya aturan itu, platform media sosial di Australia pun menghapus akun-akun yang penggunanya belum cukup umur.Lantas, bagaimana larangan media sosial untuk anak di bawah 16 tahun ini berlaku?Baca juga: Australia Bikin 4 Lapis Keamanan untuk Larang Anak Main MedsosDikutip dari Aljazeera, pada 2023, penelitian yang didanai pemerintah Australia menemukan, empat dari lima anak berusia 8-16 tahun yang menggunakan media sosial, sering kali dimulai antara usia 10-12 tahun.Laporan tersebut dipimpin oleh mantan CEO National Australia Bank, Andrew Thorburn, yang merekomendasikan pembatasan usia.Pemerintah mengatakan, larangan ini ditujukan untuk menjaga anak agar tetap aman.Komisioner eSafety juga melaporkan peningkatan tajam dalam jumlah pengaduan terkait eksploitasi anak, perundungan siber, dan paparan konten yang menyakiti diri sendiri dalam beberapa tahun terakhir.Pemerintah telah merumuskan kebijakan ini sebagai bagian dari upaya untuk memimpin upaya global dalam hal keamanan daring.Baca juga: Australia Larang Anak Main Medsos Mulai Besok, Lebih dari 1 Juta Akun Bakal DihapuseSafety menyatakan, pihaknya akan mengeluarkan standar khusus yang harus dipatuhi penyedia platform di Australia, termasuk verifikasi usia dan pemeriksaan identitas.Sistem verifikasi itu juga bisa mencakup verifikasi wajah, audit rutin, dan pelaporan wajib platform.Bagi platform yang tak mematuhi aturan itu, bakal didenda hingga 49,5 juta dollar Australia atau lebih dari Rp 500 miliar.Namun, anak dan orang tua tidak dikenakan sanksi ini jika melanggar aturan.Kendati demikian, para ahli telah memperingatkan bahwa aturan ini akan sulit ditegakkan.
(prf/ega)
Kenapa Australia Larang Penggunaan Media Sosial untuk Anak di Bawah 16 Tahun?
2026-01-11 03:22:52
Berita Lainnya
Berita Terpopuler
| 2026-01-11 03:35
| 2026-01-11 03:29
| 2026-01-11 03:10
| 2026-01-11 01:56










































