Menkop Sebut Prabowo Minta Koperasi “Kejar” BUMN dan Swasta

2026-01-12 06:18:42
Menkop Sebut Prabowo Minta Koperasi “Kejar” BUMN dan Swasta
JAKARTA, - Presiden Prabowo Subianto disebut meminta koperasi bisa “mengejar” ketertinggalan dari Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dan badan usaha swasta.Informasi itu diungkapkan Menteri Koperasi (Menkop) Ferry Juliantono saat menjadi pembicara dalam 16th Kompas100 CEO Forum Powered by PLN 2025 di Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD, Serpong, Tangerang, Banten.“Kami ketika diberikan amanat di Kementerian Koperasi diminta oleh Bapak Presiden untuk gerak cepat mengejar ketinggalan yang relatif sangat jauh dengan BUMN dan swasta,” kata Ferry di ICE BSD, Tangerang, Rabu .Baca juga: Menkop: Dulu Koperasi Punya Industri Tekstil Sampai Bank/Syakirun Ni'am Menteri Koperasi (Menkop), Ferry Juliantono (kiri) dan Wakil Ketua Komisi VI DPR RI, Nurdin Halid saat ditemui di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa . Pemerintah menargetkan pembangunan 80.000 Kopdes Merah Putih rampung pada 2026.Ferry mengungkapkan, saat ini Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara selaku holding Badan Usaha Milik Negara (BUMN) mengelola aset hingga Rp 16.000 triliun.Sementara, nilai aset yang dikelola koperasi hanya sekitar ratusan triliun rupiah.Volume usaha koperasi juga relatif kecil karena saat ini hanya bergerak di bidang simpan pinjam (koperasi simpan pinjam/KSP).Padahal, kata Ferry, pada masa sebelumnya koperasi-koperasi di Indonesia bergerak di sektor industri manufaktur, distribusi, produksi, hingga distribusi.Baca juga: Kemenkop Usul UU Baru Bolehkan Koperasi Kelola Tambang, Travel, sampai RSMelakoni bisnis simpan pinjam sebenarnya bukan pilihan terbaik bagi koperasi, melainkan cara bertahan hidup.“Itu merupakan mekanisme bertahannya koperasi karena mereka tidak mampu bersaing dengan badan usaha swasta dan BUMN,” tutur Ferry.Selain itu, koperasi juga dihadapkan pada tingkat partisipasi masyarakat untuk menjadi anggota juga semakin sedikit.Oleh karena itu, untuk mewujudkan permintaan Presiden Prabowo, Kementerian Koperasi melakukan perubahan secara transformatif hingga rebranding agar bisa menyasar anak muda.


(prf/ega)