Nenek-nenek Curi Limbah Tulang Ikan untuk Disajikan ke Pelanggan

2026-01-11 22:48:12
Nenek-nenek Curi Limbah Tulang Ikan untuk Disajikan ke Pelanggan
TOKYO, - Seorang pemilik restoran asal China berusia 66 tahun di Tokyo ditangkap polisi Jepang setelah diduga mencuri 30 kilogram limbah tulang ikan senilai 210 yen dari Pasar Toyosu.Penangkapan dilakukan pada 28 November, sebagaimana dilansir SCMP, Selasa . Polisi menjerat perempuan lanjut usia (lansia) bermarga Wu itu dengan tuduhan pencurian dan pelanggaran masuk bangunan.Baca juga: Dari Invasi Jadi Rezeki, Saat Ikan Gabus Bawa Berkah bagi Nelayan...Aparat berwenang juga merilis rekaman penangkapannya yang menampilkan wajahnya yang mengenakan masker.Wu diduga masuk ke gedung pedagang grosir seafood di Pasar Toyosu pada 21 November malam dan mencuri potongan-potongan daging tuna serta tulang ikan.Kepolisian Metropolitan Tokyo menyampaikan, kamera pengawas menangkap Wu datang dengan sepeda ke titik pengumpulan limbah tulang ikan milik sebuah perusahaan pengolahan.Dia terlihat menaruh daging dan tulang tuna ke dalam keranjang sepedanya dan ke dalam kotak styrofoam.Wu kembali terekam melakukan pencurian pada 22 November, lalu ditangkap setelah staf pasar melihatnya muncul lagi pada 26 November.Baca juga: Topan Ragasa Reda, Warga Makau Ramai-ramai Mancing IkanWu dan suaminya mengelola sebuah restoran China yang menyajikan sashimi dan aneka hidangan laut, berjarak sekitar 1,5 kilometer dari Pasar Toyosu.Dia dilaporkan sering datang ke pasar tersebut untuk berbelanja bahan makanan. Dari kebiasaannya itu, dia mengetahui lokasi penyimpanan sisa tulang ikan.Tulang dan daging tuna yang dia ambil sejatinya dikumpulkan untuk diolah menjadi pakan ikan budidaya.Dalam pemeriksaan, Wu mengaku mengambilnya karena merasa limbah ikan tersebut masih layak dimasak.Baca juga: Ketika Ikan Jatuh dari Langit Sebabkan Kebakaran di Kanada…Dia mengolah sebagian menjadi bakso ikan dan memakannya sendiri, sementara beberapa potong lainnya dia panggang dan sajikan kepada pelanggan restoran.Warga sekitar mengatakan kepada Fuji News Network bahwa restoran Wu cukup populer dan pernah tampil di sejumlah majalah.Restoran tersebut dikenal menawarkan porsi besar, harga murah, serta pemilik yang ceria dan ramah.


(prf/ega)