Banjir Melanda Aceh Utara, Bupati Ayahwa Perintahkan Camat Siaga di Lokasi

2026-02-03 01:53:58
Banjir Melanda Aceh Utara, Bupati Ayahwa Perintahkan Camat Siaga di Lokasi
LHOKSEUMAWE, - Bupati Aceh Utara, Ismail A Jalil, menginstruksikan Kepala BPBD Aceh Utara Fuad Mukhtar, Kepala Dinas Sosial Fakhrurradhi, serta 27 camat di kabupaten itu untuk siaga di lokasi masing-masing menyusul banjir yang merendam sejumlah desa.“Cuaca dua hari terakhir hujan deras, sejumlah desa terendam banjir. Camat harus berada di kecamatan, pantau dan terus koordinasi dengan BPBD dan Dinas Sosial,” terang pria yang akrab disapa Ayahwa ini dalam keterangan tertulis, Sabtu .Ia menyebut banjir merendam sejumlah jalan kota dan jalan desa. Hingga kini belum terjadi pengungsian, meski intensitas hujan yang tinggi memungkinkan sungai meluap dan menambah ketinggian banjir.Baca juga: Aceh Utara dan Lhokseumawe Terendam Banjir, Parit Tersumbat Dikeluhkan Warga“Negara harus hadir di tengah masyarakat. Jangan sampai ada kendala koordinasi. Pro aktif pantau banjir dan bantu masyarakat yang membutuhkan. Jika perlu evakuasi, segera evakuasi,” ucapnya.Ia menambahkan, jika terjadi pengungsian, Dinas Sosial Aceh Utara diminta segera menyuplai bahan makanan dan kebutuhan darurat bagi warga.“Apel siaga banjir telah kita gelar dan siaga hingga Januari 2026 mendatang. Intensitas hujan meningkat hingga Januari 2026 mendatang,” kata dia.


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#3

Angkringan Balap Paseban viral karena keragaman menu dan suasananya yang selalu ramai.Menu andalan berupa nasi kucing dengan pilihan lauk seperti tempe, sambal usus, sambal teri, hingga ayam geprek menjadi favorit pengunjung.Harga yang ditawarkan relatif terjangkau, berkisar Rp 3.000 hingga Rp 4.000 per item. Angkringan ini buka mulai pukul 16.00 hingga 22.00 WIB.Tingginya minat pengunjung membuat antrean kerap terbentuk bahkan sebelum jam buka. Datang lebih awal menjadi strategi utama untuk mendapatkan tempat duduk dan pilihan menu yang masih lengkap.Mangut Lele Mbah Marto menjadi representasi kuliner tradisional Yogyakarta yang bertahan di tengah tren kekinian.Warung ini dikenal dengan konsep pawon atau dapur tradisional yang bisa disaksikan langsung oleh pengunjung.Kompas.com/Silvita Agmasari Mangut lele yang dijual di warung Mbah Marto, Bantul, Yogyakarta.Lele yang digunakan tidak digoreng, melainkan diasap terlebih dahulu dengan tusukan pelepah daun kelapa sebelum dimasak menjadi mangut.Metode pengasapan ini menghasilkan aroma khas dengan cita rasa manis dan gurih yang kuat. Mangut lele disajikan dengan kuah santan pedas yang menjadi ciri khas masakan tradisional Jawa.Baca juga: Itinerary Kulineran Serba Legendaris di Yogyakarta Bujet Rp 150.000Mangut Lele Mbah Marto berlokasi di Jalan Sewon Indah, Ngireng-ireng, Panggungharjo, Sewon, Bantul.Warung ini buka mulai pukul 10.00 hingga 20.00 WIB. Harga mangut lele dibanderol sekitar Rp 25.000 per porsi. Karena peminatnya tinggi, pengunjung disarankan datang lebih awal agar tidak kehabisan.Bagi pencinta kuliner pagi, Sate Koyor Yu Ira menjadi tujuan wajib. Warung sederhana ini telah dikenal sejak puluhan tahun lalu dan berlokasi di kawasan Pasar Ngasem, pusat aktivitas warga sejak dini hari.Tribun Jogja/Hamim Thohari Sate koyorMenu andalannya adalah sate koyor, bagian urat sapi yang diolah hingga empuk dan kaya rasa.Harga sate koyor dibanderol mulai Rp 10.000, menjadikannya pilihan terjangkau bagi pengunjung pasar maupun wisatawan.Warung Yu Ira buka mulai pukul 05.00 hingga 15.00 WIB. Waktu paling ramai terjadi pada pagi hari, seiring aktivitas pasar yang padat.Datang sebelum pukul 09.00 WIB menjadi waktu ideal untuk menikmati menu favorit tanpa harus menunggu lama.

| 2026-02-02 23:57